Cuaca Ekstrem di Tasikmalaya: 2 Mobil Rusak, Puluhan Pohon Tumbang
Hujan deras dan angin kencang melanda Tasikmalaya, menyebabkan puluhan pohon tumbang, 2 mobil rusak tertimpa pohon, dan beberapa rumah rusak tanpa korban jiwa. Petugas gabungan melakukan evakuasi.

Cuaca Ekstrem Melanda Tasikmalaya, Menyebabkan Kerusakan Luas
Pada Sabtu, 28 Maret 2026, hujan deras disertai angin kencang melanda beberapa wilayah Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, memicu musibah yang menyebabkan puluhan pohon tumbang, dua unit mobil rusak tertimpa pohon, dan beberapa kerusakan properti lainnya. Kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun menyebabkan kerugian materi bagi beberapa warga.
Pelaksana Tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya, Hanapi, mengkonfirmasi detail kejadian dalam pernyataan pada Minggu, 29 Maret 2026.
Detail Kerusakan Akibat Cuaca Ekstrem
Hanapi menjelaskan bahwa hujan deras dan angin kencang menyebabkan pohon-pohon tumbang di berbagai titik, yang menimpa dua unit mobil yang terparkir di bawah pohon. Kedua mobil tersebut mengalami kerusakan parah, terutama di bagian kabin dan depan.
"Hujan deras disertai angin kencang telah membuat 2 unit mobil terparkir di bawah pohon tertimpa hingga keduanya rusak cukup parah di bagian kabin termasuknya depan penyok. Akan tetapi, kejadian itu tidak ada korban jiwa dan petugas gabungan TNI, Polri, BPBD berupaya melakukan evakuasi pohon tumbang menggunakan mesin gergaji," ujar Hanapi.
Selain pohon tumbang dan mobil rusak, cuaca ekstrem juga menyebabkan banjir di beberapa ruas jalan akibat air hujan yang deras, serta kerusakan atap rumah yang tersapu angin kencang.
Lokasi Kejadian yang Terdampak
BPBD mencatat bahwa pohon tumbang terjadi di beberapa wilayah strategis Kota Tasikmalaya, antara lain:
- Jalan Letjen Mashudi, yang menutup akses jalan di Kawalu
- Parkiran Cafe Centro di Jalan KH Lukmanul Hakim, Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung
- Jalan Saptamarga, yang tertutup oleh pohon tumbang
- Sutisna Senjaya, Gobang, Kelurahan Purbaratu, Kecamatan Singkup
- Sadaasih, Silih Asih, Kelurahan Sukaasih, Sukanagara, Kecamatan Purbaratu
- Kampung Panunggal, Kelurahan Setiaratu, Kecamatan Cibeureum
Selain itu, tiang listrik milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Brigif Galuh 13 dan Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung juga roboh akibat angin kencang dan pohon tumbang.
Upaya Evakuasi dan Penanganan
Petugas gabungan dari TNI, Polri, dan BPBD segera bergerak melakukan evakuasi pohon tumbang yang melintang menutup badan jalan. Namun, proses evakuasi memakan waktu lebih lama karena beberapa kabel listrik juga terbawa tumbang bersama pohon, yang menambah risiko bahaya bagi petugas dan warga.
Tim evakuasi juga berhasil mengangkut dua mobil yang tertimpa pohon ke tempat yang aman, untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut dan perbaikan.
Imbauan Waspada dari BPBD
Hanapi mengimbau masyarakat Kota Tasikmalaya untuk selalu waspada terhadap cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi, mengingat curah hujan yang masih tinggi di wilayah ini. Ia juga meminta warga untuk segera melaporkan setiap kejadian yang berhubungan dengan bencana alam kepada pihak berwenang, agar dapat ditangani dengan cepat.
"Kami mengimbau agar masyarakat selalu waspada mengingat curah hujan masih tinggi dan jika terjadi segera melaporkan atas kejadian tersebut," pungkas Hanapi.
Analisis Dampak Cuaca Ekstrem di Tasikmalaya
Kejadian ini menunjukkan betapa pentingnya kesiapsiagaan masyarakat terhadap cuaca ekstrem, terutama di wilayah yang rawan musim hujan. Meskipun tidak ada korban jiwa, kerusakan yang terjadi cukup luas, mulai dari pohon tumbang, mobil rusak, hingga kerusakan infrastruktur listrik.
Masyarakat disarankan untuk menghindari parkir di bawah pohon saat cuaca buruk, serta tidak berada di area yang rawan bahaya seperti tepi sungai atau bangunan yang tidak stabil saat hujan deras. Selain itu, selalu memantau prakiraan cuaca dari sumber terpercaya untuk dapat mengambil langkah pencegahan yang tepat.