Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Cimahi Siapkan 21 Ribu Bangku untuk SPMB 2026, SMP Daya Tampung Melebihi Pendaftar

Jabar · Oleh Nayla Putri ·

Pemkot Cimahi menyiapkan 21.026 bangku untuk daya tampung SPMB 2026/2027, dengan 9.742 untuk SD dan 11.284 untuk SMP. Daya tampung SMP melebihi estimasi pendaftar, dengan empat jalur penerimaan.

Cimahi Siapkan 21 Ribu Bangku untuk SPMB 2026, SMP Daya Tampung Melebihi Pendaftar

Pemkot Cimahi Siapkan Fasilitas untuk SPMB 2026/2027

Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi, Jawa Barat, telah mengambil langkah proaktif untuk menyiapkan daya tampung pendidikan bagi calon murid baru Tahun Ajaran 2026/2027. Salah satu langkah kunci adalah menyediakan total 21.026 bangku untuk memenuhi kebutuhan fasilitas belajar di jenjang sekolah dasar dan menengah pertama di wilayah kota ini.

Keputusan ini diumumkan oleh Wali Kota Cimahi Ngatiyana dalam keterangan resmi, Senin lalu, sebagai bagian dari persiapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ini.

Rincian Daya Tampung per Jenjang Pendidikan

Ngatiyana menjelaskan bahwa daya tampung yang disediakan terbagi secara rinci menjadi dua jenjang pendidikan utama:

Ia menekankan bahwa perencanaan daya tampung ini disusun berdasarkan data demografi dan estimasi kebutuhan pendidikan di Kota Cimahi untuk tahun ajaran mendatang.

Daya Tampung SMP Melebihi Estimasi Pendaftar

Salah satu poin penting dari rencana ini adalah daya tampung untuk jenjang SMP dan sederajat yang diprediksi berada di atas jumlah estimasi calon murid baru di wilayah tersebut. Menurut data yang dirilis, estimasi calon murid baru untuk jenjang SD mencapai 9.740 siswa, baik dari dalam kota maupun luar kota. Sementara itu, estimasi calon murid baru SMP mencapai 10.523 siswa.

Hal ini berarti, meskipun semua calon pendaftar SMP diterima, masih tersisa sekitar 761 tempat belajar tambahan di jenjang menengah pertama. Hal ini menjadi keunggulan dibandingkan jenjang SD yang daya tampungnya hampir seimbang dengan jumlah estimasi pendaftar.

Tujuan Pengurangan Angka Putus Sekolah

Wali Kota Ngatiyana menyatakan bahwa penyediaan daya tampung yang memadai ini memiliki tujuan utama untuk mengurangi angka putus sekolah di Kota Cimahi. Ia menegaskan bahwa setiap anak berhak mendapatkan pendidikan yang layak, terutama di jenjang wajib belajar yang diwajibkan oleh negara.

"Dengan demikian, tidak ada lagi alasan bagi setiap anak untuk mendapatkan haknya dalam menuntaskan pendidikan, terutama di jenjang sekolah dasar dan menengah."

Ia berharap bahwa dengan adanya daya tampung yang cukup, lebih banyak anak dapat mengakses pendidikan tanpa hambatan finansial atau lokasi.

Empat Jalur Penerimaan Murid Baru

Selain menyiapkan daya tampung fisik, pemerintah juga telah menyusun empat jalur penerimaan murid baru untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada calon peserta didik dari berbagai latar belakang. Keempat jalur tersebut adalah:

Ngatiyana menjelaskan bahwa keempat skema ini disusun sedemikian rupa agar dapat mengakomodasi beragam kebutuhan dan kondisi calon murid dari seluruh penjuru Kota Cimahi.

Opsi Sekolah Swasta dan Bantuan Pendidikan

Masyarakat yang anaknya tidak tertampung di sekolah negeri juga diberikan opsi untuk menyekolahkan anak di sekolah swasta. Untuk mendukung keluarga kurang mampu, pemerintah juga menyediakan bantuan pendidikan bagi warga yang terdata pada Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSSEN).

Bantuan ini bertujuan untuk mengurangi beban biaya pendidikan bagi keluarga yang membutuhkan, sehingga tidak ada lagi anak yang terhalang dari pendidikan karena alasan finansial.

Kesimpulan Persiapan SPMB Cimahi 2026

Dengan persiapan daya tampung yang matang dan sistem penerimaan yang transparan, Kota Cimahi berharap dapat meningkatkan akses pendidikan bagi semua anak di wilayahnya. Langkah ini juga diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Cimahi di tahun ajaran mendatang.