Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Cimahi Antisipasi Kemarau Panjang Dengan 73 Ton Cadangan Beras, Stok Aman

Bandung · Oleh Salsa Maharani ·

Cimahi siapkan 73 ton cadangan beras di Bulog Bandung untuk antisipasi kemarau panjang. Stok pangan dijamin aman melalui koordinasi dengan daerah penghasil dan program urban farming.

Cimahi Antisipasi Kemarau Panjang Dengan 73 Ton Cadangan Beras, Stok Aman

Pemerintah Kota Cimahi mengambil langkah konkret mengantisipasi dampak kemarau panjang yang dipicu fenomena El Nino terhadap ketersediaan pangan di wilayahnya.

Ketersediaan Pangan Tetap Terjamin

Dinas Pangan dan Pertanian Kota Cimahi memastikan stok dan pasokan kebutuhan pangan masyarakat tetap aman di tengah ancaman musim kemarau yang berkepanjangan. Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Cimahi, Tita Mariam, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir maupun melakukan pembelian secara berlebihan.

"Untuk ketersediaan pangan, alhamdulillah masih mencukupi dan aman di musim kemarau ini. Jadi masyarakat tidak perlu panik terhadap kebutuhan pangan, termasuk beras," jelas Tita Mariam, Kamis (30/7).

Ketergantungan Pasokan dari Luar Kota

Menurut Tita Mariam, Kota Cimahi bukanlah daerah penghasil pangan mengingat keterbatasan lahan pertanian yang dimiliki. Oleh karena itu, pasokan kebutuhan pangan sebagian besar bergantung pada daerah penghasil.

"Sejauh ini kebutuhan pangan memang disuplai dari daerah lain. Seperti beras misalnya, karena lahan pertanian kita sangat terbatas," terang Tita Mariam.

Guna menjaga kelancaran pasokan, Pemerintah Kota Cimahi terus berkoordinasi dengan daerah penghasil serta instansi terkait untuk memastikan distribusi pangan tidak terganggu.

Cadangan Beras 73 Ton Disimpan di Gudang Bulog

Sebagai langkah antisipatif menghadapi musim kemarau panjang, Pemerintah Kota Cimahi telah menyiapkan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) yang siap didistribusikan apabila terjadi kondisi darurat atau krisis pangan.

Saat ini, stok CPPD tercatat sebanyak 73.971,20 kilogram yang terdiri dari:

Seluruh cadangan beras tersebut disimpan di gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Cabang Bandung untuk menjaga kualitas dan keselamatannya.

Program Urban Farming Guna Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Selain memastikan ketersediaan pangan jangka pendek, Pemerintah Kota Cimahi juga berfokus pada penguatan ketahanan pangan berkelanjutan dengan meningkatkan produksi lokal melalui program urban farming.

Program ini meliputi:

"Program ini merupakan upaya meningkatkan diversifikasi pangan, terutama untuk komoditas umbi-umbian, pangan hewani, buah dan biji berminyak, kacang-kacangan, serta gula," jelas Tita Mariam.

Dorongan UMKM Pengolahan Pangan Lokal

Di sisi ekonomi, Pemerintah Kota Cimahi turut mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian dan hortikultura melalui sistem pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan.

Pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bidang pengolahan pangan lokal juga terus diperkuat sebagai bagian dari strategi diversify ekonomi masyarakat.

"Upaya ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Pemerintah dapat memberikan dukungan melalui pelatihan serta akses pembiayaan agar pelaku UMKM mampu mengolah produk pangan lokal menjadi produk bernilai tambah, lebih tahan lama, dan mudah didistribusikan," tutup Tita Mariam.

Dengan berbagai langkah strategis yang telah подготовки, Kota Cimahi optimistis mampu menghadapi potensi krisis pangan akibat kemarau panjang tanpa mengganggu kesejahteraan masyarakat.