Persib Bandung kalah 2-1 dari Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno
Persib Bandung kalah 2-1 dari Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Igor Tolic minta maaf kepada Bobotoh dan akui permainan timnya kurang dinamis dibanding laga sebelumnya.

Persib Bandung menelan kekalahan 2-1 dari Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (12/9/2026). Hasil ini terjadi setelah Persib tekuk PSM Makassar 3-1 di laga pembuka Super League dengan penampilan meyakinkan.
Pertandingan berjalan dengan dominasi Persija sejak menit awal. Tim tuan rumah mengelola permainan lebih agresif dan terus menekan lini pertahanan Persib. Gol pertama tercipta pada menit ke-15 melalui sepakan jarak dekat yang tak bisa diblok pertahanan Maung Bandung.
Persib coba merangkul permainan tapi agresivitas Persija tidak memberikan ruang untuk berkembang. Tekanan terus diterapkan dan gol kedua tercipta lewat situasi bola mati pada menit ke-37. Skor 2-0 untuk Persija bertahan hingga babak pertama berakhir.
Baca Juga: 500 Pelajar SMA Jawa Barat Tampilkan Pertunjukan Kabaret di Festival Battle of Sierra Stars Bandung
Memasuki babak kedua, Igor Tolic melakukan beberapa pergantian untuk menghidupkan permainan Persib. Upaya itu membuahkan hasil di menit ke-68 ketika striker meng转换 permainan menjadi gol balasan. Namun waktu yang tersisa tidak cukup bagi Persib untuk menyamakan kedudukan. Wasit meniup peluit panjang mengakhiri laga dengan skor 2-1.
Pelatih Igor Tolic angkat bicara soal performa timnya dan meminta maaf kepada Bobotoh atas hasil ini. Ia menyebut permainan timnya kurang dinamis dibanding laga sebelumnya melawan PSM Makassar. Igor Tolic mengakui Persija tampil lebih siap dan agresif sepanjang pertandingan.
"Tentu saya minta maaf kepada Bobotoh atas hasil ini," kata Igor Tolic seusai laga.
Kekalahan ini menghentikan puasa kemenangan Persib di Super League setelah sebelumnya mengalahkan PSM dengan skor 3-1. Catatan lini belakang yang kokoh di laga pembuka kini mendapat ujian berat dari serangan Persija yang lebih klinis dalam mengeksekusi peluang.