Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Cianjur Tetapkan 6 Cagar Budaya Baru, Lestarikan Sejarah Penting

Jabar · Oleh Nayla Putri · · Diperbarui 2 Maret 2026

Cianjur mengukuhkan enam lokasi baru sebagai cagar budaya, termasuk Gedung Pendopo Cianjur dan Istana Kepresidenan Cipanas. Langkah ini memperkuat upaya pelestarian sejarah penting dan akan diikuti pembentukan tim khusus untuk pemeliharaan.

Cianjur Tetapkan 6 Cagar Budaya Baru, Lestarikan Sejarah Penting

Cianjur Kukuhkan Enam Cagar Budaya, Perkuat Pelestarian Warisan Sejarah

CIANJUR NEWS, CIANJUR – Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, secara resmi menetapkan enam lokasi sebagai objek cagar budaya. Keputusan ini merupakan langkah krusial dalam memperkokoh upaya pelestarian warisan sejarah yang telah melewati proses kajian mendalam dan verifikasi oleh Tim Ahli Cagar Budaya (TACB).

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Cianjur, Heri Kurniawan, mengungkapkan bahwa penetapan ini akan memacu Pemkab Cianjur untuk lebih intens dalam pemeliharaan dan pengembangan cagar budaya tersebut. "Penetapan ini hasil kajian TACB. Ke depan, Pemkab Cianjur akan lebih intens melakukan pemeliharaan dan merencanakan pembentukan tim khusus sebagai pemelihara," jelas Heri di Cianjur, Minggu.

Daftar Cagar Budaya Baru Cianjur:

Enam objek cagar budaya yang baru ditetapkan ini tersebar di berbagai wilayah Cianjur, menandai kekayaan sejarah dan budaya daerah tersebut:

Komitmen Pemkab Cianjur dan Pentingnya Pelestarian

Heri Kurniawan menekankan bahwa penetapan status cagar budaya ini adalah hasil kerja keras tim TACB yang melakukan kajian komprehensif. Selanjutnya, meskipun selama ini sudah ada pihak yang merawat objek-objek tersebut, Pemkab Cianjur berkomitmen untuk membentuk tim khusus. Pembentukan tim ini diharapkan dapat mengoptimalkan upaya pemeliharaan dan pelestarian, mengingat nilai penting yang terkandung dalam setiap cagar budaya.

"Cagar budaya memiliki banyak nilai penting yang harus dijaga, meliputi nilai sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, dan kebudayaan," ujar Heri. Ia juga menambahkan, "Perlindungan dan pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama untuk mewariskan kekayaan ini kepada generasi mendatang."

Perlindungan dan pelestarian cagar budaya bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat. Dengan demikian, kekayaan sejarah dan budaya Cianjur dapat terus dinikmati dan dipelajari oleh anak cucu di masa depan.