Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Cianjur Pastikan Hewan Kurban 2026 Aman dan Terpenuhi dari Lokal

Jabar · Oleh Nayla Putri ·

Dinas Peternakan Cianjur memastikan kebutuhan hewan kurban Idul Adha 2026 terpenuhi dari sumber lokal, dengan pengawasan ketat dan vaksinasi PMK untuk menjamin keamanan hewan sebelum hari raya.

Cianjur Pastikan Hewan Kurban 2026 Aman dan Terpenuhi dari Lokal

Kabupaten Cianjur telah memastikan bahwa kebutuhan hewan kurban untuk Hari Raya Idul Adha tahun 2026 dapat terpenuhi sepenuhnya dari sumber peternak lokal, dengan tambahan stok hewan impor yang telah melewati serangkaian pemeriksaan kesehatan ketat. Menurut data Dinas Peternakan, Kesehatan Hewan dan Perikanan (DPKHP) Cianjur, jumlah hewan kurban yang tersedia saat ini mencapai lebih dari 5.500 ekor, jauh melebihi estimasi kebutuhan masyarakat.

Stok Hewan Kurban yang Mencukupi untuk Idul Adha 2026

DPKHP Cianjur merinci bahwa total hewan kurban yang tersedia sebesar 5.596 ekor, dengan rincian 2.388 ekor sapi, 2.613 ekor domba, 575 ekor kambing, dan 20 ekor kerbau. Estimasi kebutuhan hewan kurban tahun ini diperkirakan sekitar 3.500 ekor, sehingga stok yang ada dinilai cukup untuk memenuhi permintaan seluruh masyarakat Cianjur.

Medik Veteriner Ahli Pertama DPKHP Cianjur Muhammad Abdul Rahman menjelaskan bahwa pasokan hewan kurban memiliki pola yang berbeda berdasarkan jenisnya:

Pemeriksaan Kesehatan dan Pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku

Sejak awal bulan Mei, puluhan petugas kesehatan hewan telah bertugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap semua hewan kurban yang tersedia di Cianjur. Salah satu fokus utama program ini adalah pencegahan penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), yang merupakan penyakit menular yang berbahaya bagi hewan ternak dan dapat menyebabkan kerugian besar bagi peternak.

Selain pemeriksaan fisik, petugas juga telah melakukan vaksinasi PMK kepada seluruh hewan kurban yang akan disembelih pada Hari Raya Idul Adha. Program vaksinasi ini mencakup seluruh pelaku usaha, mulai dari peternak lokal, kelompok peternak, hingga pedagang dan bandar hewan kurban di seluruh wilayah Cianjur.

Abdul Rahman menegaskan bahwa setiap hewan kurban yang telah melewati pemeriksaan dan vaksinasi akan dipasangi stiker keamanan, sehingga masyarakat dapat memilih hewan tanpa ragu akan kesehatannya. Dia juga menambahkan bahwa petugas telah mengimbau kepada seluruh pengelola peternakan untuk melakukan karantina terpisah terhadap hewan impor sebelum diperdagangkan, guna menghindari risiko penyebaran penyakit.

"Kami memastikan dari ribuan hewan kurban di Cianjur sudah dinyatakan aman dan dipasangi stiker, sehingga masyarakat dapat memilih hewan yang hendak dikurbankan tanpa ragu," kata Abdul Rahman saat ditemui di Cianjur, Jumat.

Meningkatkan Pengawasan Jelang Hari Raya

Seiring dengan semakin dekatnya Hari Raya Idul Adha, permintaan hewan kurban di Cianjur diperkirakan akan terus meningkat. Oleh karena itu, DPKHP Cianjur telah meningkatkan tingkat pengawasan dari wilayah utara hingga selatan Cianjur, guna memastikan tidak ada pelanggaran dalam pasokan dan pemeriksaan hewan kurban.

Petugas juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan pelaku usaha tentang pentingnya memilih hewan kurban yang sehat dan telah melewati pemeriksaan. Mereka mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ragu melaporkan kepada petugas jika menemukan hewan kurban yang terlihat sakit atau tidak memenuhi syarat.

Dengan adanya langkah-langkah ketat yang diambil oleh DPKHP Cianjur, diharapkan masyarakat dapat melaksanakan ibadah kurban dengan aman dan tenang, tanpa khawatir akan kualitas dan kesehatan hewan yang digunakan. Ketersediaan hewan kurban dari sumber lokal juga turut mendukung perekonomian peternak setempat, sekaligus memastikan pasokan hewan yang terjamin kualitasnya.