Bursa Kerja Kota Bandung: 3.528 Lowongan untuk Atasi Pengangguran
Pemkot Bandung menggelar bursa kerja dengan 3.528 lowongan dari 19 perusahaan untuk menurunkan tingkat pengangguran terbuka yang mencapai 7,44 persen di wilayah kota ini.

Bursa Kerja Sebagai Langkah Strategis Atasi Pengangguran Bandung
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung baru saja menggelar acara bursa kerja yang menawarkan 3.528 lowongan kerja dari 19 perusahaan, sebagai upaya konkret untuk menurunkan tingkat pengangguran terbuka di wilayah kota ini. Acara yang diadakan di Teras Cibiru ini dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari pencari kerja muda hingga tenaga kerja berpengalaman yang mencari peluang karier lebih baik.
Sistem Hybrid untuk Perluas Akses
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung, Yayan A. Brilyana, menjelaskan bahwa bursa kerja ini dirancang untuk menjadi jembatan yang tepat antara pencari kerja dan dunia usaha. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya sekadar pameran lowongan, tetapi juga kesempatan bagi pencari kerja untuk mempelajari kompetensi yang dibutuhkan oleh pasar kerja saat ini.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan pencari kerja memiliki peluang nyata untuk mendapatkan pekerjaan sesuai kompetensinya, sekaligus membantu perusahaan memperoleh tenaga kerja yang berkualitas," ujar Yayan saat diwawancarai di lokasi acara.
Untuk menjangkau lebih banyak pencari kerja, kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, dengan kombinasi sesi offline di lokasi dan online melalui aplikasi New BIMMA Bandung. Aplikasi tersebut menyediakan layanan ketenagakerjaan lengkap, sehingga pencari kerja dapat mengakses informasi lowongan, mengirim lamaran, dan mendapatkan panduan karir tanpa harus datang langsung ke lokasi. "Sistem pelaksanaan dilakukan secara hybrid, yakni offline di lokasi serta online melalui aplikasi New BIMMA, sehingga memperluas akses bagi masyarakat yang tidak dapat hadir secara langsung," tambah Yayan.
Kondisi Pengangguran di Bandung yang Perlu Diatasi
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyatakan bahwa tingkat pengangguran terbuka di Kota Bandung saat ini mencapai sekitar 7,44 persen, angka yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata tingkat pengangguran di Jawa Barat. Meskipun demikian, Farhan menekankan bahwa Kota Bandung memiliki potensi besar dalam hal sumber daya manusia, dengan sebagian besar penduduk memiliki tingkat pendidikan yang relatif tinggi.
"Kita harus ubah cara pandang. Penyediaan tenaga kerja bukan beban bagi investor, tapi justru potensi besar yang kita tawarkan," ujar Farhan.
Menurutnya, potensi SDM yang berkualitas harus dimanfaatkan secara optimal untuk menarik lebih banyak investor dan membuka lapangan kerja baru. Untuk mencapai hal ini, Farhan mendorong Dinas Ketenagakerjaan untuk terus menghadirkan inovasi dalam program ketenagakerjaan, termasuk rencana menggelar bursa kerja secara rutin setiap bulan dan memperbanyak program pelatihan untuk meningkatkan kompetensi pencari kerja.
Manfaat Bagi Pencari Kerja dan Perusahaan
Bursa kerja ini memberikan manfaat ganda bagi kedua pihak. Bagi pencari kerja, acara ini memberikan akses langsung ke berbagai perusahaan, sehingga mereka dapat mempelajari lebih lanjut tentang persyaratan lowongan, budaya perusahaan, dan kesempatan karier yang tersedia. Selain itu, informasi yang disediakan melalui aplikasi New BIMMA Bandung juga membantu pencari kerja untuk mempersiapkan diri sebelum menghadiri wawancara. Bagi perusahaan, bursa kerja ini memberikan kesempatan untuk mencari tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan, tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk promosi lowongan. Dengan adanya 19 perusahaan yang berpartisipasi, bursa kerja ini menawarkan berbagai jenis lowongan, mulai dari posisi entry-level hingga posisi manajerial, di berbagai sektor industri.
Upaya Pemkot Bandung dalam menggelar bursa kerja ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam menurunkan tingkat pengangguran terbuka di wilayah kota ini. Dengan adanya sistem hybrid dan program inovatif yang terus dikembangkan, diharapkan lebih banyak pencari kerja dapat mendapatkan pekerjaan sesuai dengan kompetensi mereka, dan perusahaan dapat memperoleh tenaga kerja yang berkualitas.