Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Bupati Ciamis Kaji Ulang Aturan Kerja ASN untuk Hemat BBM Saat Ini

Jabar · Oleh Nayla Putri ·

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya akan mengkaji ulang aturan kerja ASN di lingkungan Pemkab Ciamis sebagai langkah penghematan BBM, termasuk opsi WFH dan penggunaan angkutan umum.

Bupati Ciamis Kaji Ulang Aturan Kerja ASN untuk Hemat BBM Saat Ini

Latar Belakang Penghematan BBM di Ciamis

Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mulai mengambil langkah konkret untuk mendukung gerakan penghematan bahan bakar minyak (BBM) yang diinstruksikan oleh pemerintah pusat. Langkah utama yang akan dievaluasi adalah penyesuaian aturan kerja bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ciamis.

Inisiasi dari Bupati Ciamis

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengumumkan bahwa pihaknya akan melakukan kaji ulang menyeluruh terhadap aturan kerja ASN. Keputusan ini diambil untuk meningkatkan efisiensi penggunaan BBM, terutama di tengah kondisi harga BBM yang fluktuatif dan kebutuhan penghematan energi nasional.

Dalam wawancara dengan wartawan, Bupati Herdiat menjelaskan bahwa opsi yang akan dipertimbangkan dalam kajian ini meliputi:

"Untuk lebih efisiensi terutama dengan situasi kondisi saat ini untuk menghemat BBM kami akan mengkaji ulang, apakah kita WFH (work from home) atau kita tetap bekerja seperti biasa," kata Bupati Herdiat Sunarya di lokasi wawancara di Ciamis, Rabu.

Aturan dan Sanksi yang Akan Diterapkan

Jika hasil kaji ulang memutuskan untuk menerapkan kebijakan penggunaan angkutan umum, seluruh ASN di lingkungan Pemkab Ciamis diharuskan mematuhi peraturan ini. Bupati menegaskan bahwa ada sanksi tegas bagi ASN yang masih menggunakan kendaraan pribadi atau dinas tanpa alasan yang sah.

"Kita sepakat, misalnya untuk pakai kendaraan umum, ternyata maksa pakai kendaraan pribadi, atau kendaraan dinas, ada sanksi," tambahnya.

Ia menambahkan bahwa sanksi ini akan diterapkan secara konsisten untuk memastikan keberhasilan program penghematan BBM di Kabupaten Ciamis.

Jaminan Pelayanan Publik Tetap Optimal

Salah satu kekhawatiran yang muncul terkait penyesuaian aturan kerja ASN adalah dampaknya terhadap pelayanan publik. Namun, Bupati Herdiat menegaskan bahwa upaya penghematan BBM ini tidak akan mengurangi kualitas atau jangkauan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

"Intinya kita tidak mengurangi pelayanan kepada masyarakat," tegasnya.

Menurutnya, pihaknya akan memastikan bahwa setiap kebutuhan pelayanan publik tetap terpenuhi, bahkan setelah penerapan kebijakan penghematan BBM. Hal ini termasuk penyesuaian jadwal kerja ASN agar tetap dapat melayani masyarakat dengan baik.

Proses Kajian dan Penyesuaian Selanjutnya

Kajian ulang aturan kerja ASN ini akan melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk departemen dan bagian di lingkungan Pemkab Ciamis. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa kebijakan yang diambil efektif dalam menghemat BBM, tanpa mengorbankan pelayanan publik.

Setelah proses kaji selesai, keputusan akhir mengenai aturan kerja baru ASN akan diumumkan secara resmi kepada seluruh ASN dan masyarakat Kabupaten Ciamis. Bupati berharap bahwa program ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mendukung gerakan penghematan BBM nasional.