Bupati Bekasi Rapat Bareng KDM Saat KPK Geledah Rumah Ade Kuswara: Ada Apa?
KPK geledah rumah Ade Kuswara, Plt Bupati Bekasi Asep Atmaja rapat dengan KDM membahas infrastruktur, kesehatan & anggaran. Ada apa di balik pertemuan ini?

Respons Plt Bupati Bekasi saat Rumah Mantan Bupati Digeledah KPK: Rapat Strategis dengan Gubernur Jawa Barat
Bekasi – Saat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kediaman mantan Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, justru menghadiri rapat koordinasi penting dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM). Pertemuan ini berlangsung pada hari Selasa (23/12) di Ruang Rapat Anggrek PT Pupuk Kujang Cikampek, berfokus pada evaluasi kinerja pemerintahan dan peningkatan pelayanan publik.
Fokus Utama Pertemuan
Rapat tersebut membahas berbagai program prioritas Pemerintah Kabupaten Bekasi, meliputi:
- Infrastruktur
- Kesehatan
- Penataan Bangunan Liar
- Optimalisasi Anggaran Daerah
Tujuan utama dari pembahasan ini adalah untuk memastikan keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Bekasi ditengah situasi politik yang sedang menarik perhatian publik.
Capaian dan Target Pembangunan
Plt Bupati Asep Surya menyampaikan arahan dari Gubernur terkait pemenuhan program-program wajib pemerintah daerah. Beberapa poin penting yang disampaikan antara lain:
- Sektor Infrastruktur: Realisasi anggaran Kabupaten Bekasi tercatat melampaui target. “Untuk infrastruktur, mandatory kita 7,5%, dan saat ini sudah mencapai sekitar 8,3%. Ini tentu menjadi capaian yang baik,” ujar Asep Surya, Rabu (24/12).
- Sektor Kesehatan: Pemerintah Kabupaten Bekasi didorong untuk terus memperkuat layanan dasar masyarakat. Saat ini, Kabupaten Bekasi baru memiliki empat Puskesmas rawat inap. Ke depan, Pemkab Bekasi menargetkan agar setiap Puskesmas dapat dilengkapi layanan rawat inap, minimal satu unit. Hal ini bertujuan untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Harapannya, masyarakat yang sakit tidak harus langsung ke rumah sakit, tetapi dapat ditangani lebih dulu di Puskesmas,” jelasnya.
- Penanganan Bangunan Liar: Langkah penertiban telah dilakukan pada masa Bupati sebelumnya dan akan dilanjutkan dengan upaya penataan lingkungan, seperti pemagaran area serta penanaman pohon kelapa.
- Pelebaran Jalan: Perencanaan pelebaran Jalan Pilar–Sukatani juga menjadi pembahasan, yang akan ditindaklanjuti melalui proses pembebasan lahan untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.
Dukungan dan Efektivitas Anggaran
Dari sisi dukungan anggaran, Asep Surya menyebutkan bahwa Kabupaten Bekasi memperoleh alokasi signifikan untuk beberapa sektor, di antaranya:
- Sektor Irigasi: Anggaran untuk irigasi telah mencapai 2,3%, melampaui ketentuan wajib sebesar 2%, dengan dukungan anggaran sekitar Rp67 miliar.
Anggaran signifikan Ini penting untuk mendukung program ketahanan pangan daerah.
Terkait pemerataan dan efektivitas pelaksanaan program, ia mengatakan saat ini masih dalam tahap pembahasan lanjutan sebelum masuk ke tahap implementasi di lapangan. Gubernur Jawa Barat, KDM, juga mengarahkan seluruh kepala perangkat daerah untuk meningkatkan semangat dan kinerja, khususnya dalam perencanaan serta penyerapan anggaran.
“Yang ditekankan adalah bagaimana APBD dirancang dengan baik, penyerapannya maksimal, dan Silpa dapat ditekan. Kita semua harus kembali bersemangat dan fokus pada kinerja,” pungkasnya.
Pesan Khusus dari KDM
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur KDM memberikan pesan tegas kepada Plt Bupati Bekasi agar kejadian Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK tidak terulang kembali. “Peristiwa OTT Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang ini sudah di luar nalar dari yang saya miliki,” tegas KDM.
Ia juga memberikan pesan motivasi: “Jangan takut, jalan terus.” Asep Surya Atmaja kini dipercaya melanjutkan roda pemerintahan Kabupaten Bekasi pasca-penangkapan Bupati Ade Kuswara Kunang oleh KPK.
MI