Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Bupati Bandung Tinjau Banjir Rancaekek, Pastikan Layanan Publik Siaga

Bandung · Oleh Nayla Putri ·

Bupati Bandung Dadang Supriatna meninjau lokasi banjir Rancaekek, memastikan dapur umum dan layanan medis siaga bagi warga terdampak. BMKG memprediksi cuaca ekstrem berlangsung hingga akhir April.

Bupati Bandung Tinjau Banjir Rancaekek, Pastikan Layanan Publik Siaga

Kondisi Banjir di Rancaekek dan Tinjauan Bupati

Kabupaten Bandung, Jawa Barat – Bupati Dadang Supriatna melakukan kunjungan langsung ke lokasi terdampak banjir di Desa Sukamanah, Kecamatan Rancaekek, pada hari Rabu. Dalam kunjungannya, ia menekankan pentingnya kesiapan layanan dasar bagi warga yang terkena dampak bencana banjir.

"Pelayanan kepada masyarakat harus berjalan optimal. Dapur umum dan tim kesehatan harus selalu siaga," ujar Bupati Dadang Supriatna saat meninjau kondisi banjir di lokasi.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bandung terus mengutamakan pemenuhan kebutuhan dasar warga selama masa tanggap darurat, mulai dari penyediaan logistik hingga layanan kesehatan. Dukungan dari pemerintah pusat, relawan, dan berbagai pihak swasta juga terus mengalir ke wilayah terdampak, termasuk melalui penyediaan dapur umum untuk memastikan kebutuhan pangan warga tetap terpenuhi.

Peringatan Waspada Cuaca Ekstrem

Selain memastikan kesiapan layanan, Bupati Dadang juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprediksi masih berlangsung hingga akhir April, berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

"Saya sudah mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) saat apel pagi bahwa kondisi cuaca ekstrem belum berakhir. BMKG juga memprediksi situasi ini akan berlangsung hingga akhir April," katanya.

Dalam sepekan terakhir, bencana banjir melanda 13 kecamatan di Kabupaten Bandung. Selain banjir, beberapa wilayah juga dilanda angin puting beliung yang menyebabkan kerusakan pada sekitar 65 rumah. Data sementara menunjukkan bahwa korban kerusakan akibat angin puting beliung membutuhkan penanganan segera untuk pemulihan.

Upaya Penanggulangan Bersama

Untuk menangani bencana ini, Pemerintah Kabupaten Bandung telah membentuk tim pentahelix yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, hingga media. Tim ini diharapkan dapat bekerja sama secara sinergis untuk menangani dampak bencana dan mendukung pemulihan wilayah terdampak.

Di sisi lain, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dijadwalkan akan melakukan tinjauan langsung ke sejumlah titik rawan banjir di Kabupaten Bandung, seperti Panyadap dan Bojong yang sering mengalami jebol tanggul sungai. Tinjauan ini diharapkan dapat membantu pemerintah dalam merumuskan langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan bencana yang lebih efektif di masa depan.

Kejadian bencana banjir dan angin puting beliung ini menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan dalam menghadapi cuaca ekstrem sangat penting. Dengan kerjasama semua pihak, diharapkan dampak bencana dapat diminimalkan dan warga dapat kembali ke kehidupan normal secepat mungkin.