Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Bulog Minta Penggilingan Padi di Sumedang Jaga Kualitas Cadangan Beras Capai 5,4 Juta Ton

Bandung · Oleh ·

Bulog ajak penggilingan padi di Sumedang jaga kualitas beras. Stok cadangan Capai 5,4 juta ton. Peninjauan dilakukan ke lokasi produksi dan gudang.

Bulog Minta Penggilingan Padi di Sumedang Jaga Kualitas Cadangan Beras Capai 5,4 Juta Ton

Perum Bulog mengajak pelaku usaha penggilingan padi di Bandung Raya memperkuat pengawasan kualitas beras sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan nasional. Langkah ini dilakukan di tengah besarnya stok Cadangan Beras Pemerintah yang saat ini mencapai 5,4 juta ton.

Ajakan tersebut disampaikan Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani saat berdialog dengan pengusaha penggilingan padi di Kabupaten Sumedang, Sabtu (1/8/2026). Selain berdiskusi dengan mitra penggilingan, Bulog juga melakukan peninjauan ke lokasi produksi dan gudang penyimpanan beras.

"Kualitas beras adalah tanggung jawab kita bersama. Stok yang besar harus diiringi dengan kualitas yang terjaga," kata Ahmad Rizal melalui siaran pers, Minggu (2/8/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Bulog meminta para mitra penggilingan terus meningkatkan standar produksi dan menjaga konsistensi mutu beras agar kualitas tetap terjaga selama proses penyimpanan maupun penyaluran. "Saya mengajak seluruh mitra penggilingan untuk terus meningkatkan standar pengolahan, menjaga konsistensi mutu, dan memperkuat kolaborasi dengan Bulog agar masyarakat menerima beras dengan kualitas terbaik," katanya.

Seperti daerah lain di Jawa Barat, Sumedang telah siapkan 321 ton cadangan beras untuk menghadapi potensi kemarau panjang. Langkah serupa juga dilakukan Cimahi yang mengamankan stok berasnya.

Selain berdialog, Ahmad Rizal juga mengunjungi salah satu mitra penggilingan di Kabupaten Sumedang untuk melihat langsung proses produksi, mulai dari penerimaan gabah, proses penggilingan, hingga hasil akhir beras. Kunjungan dilanjutkan ke Gudang Filial Kordon untuk memastikan kesiapan fasilitas penyimpanan. Bulog memeriksa kondisi fisik beras, kebersihan gudang, sistem penyimpanan, hingga sirkulasi stok.

Bulog juga memastikan sistem pengamanan gudang penyimpanan beras terus diperkuat. Pengamanan dilakukan melalui kerja sama dengan aparat TNI dan Polri agar stok Cadangan Beras Pemerintah tetap aman selama masa penyimpanan dan distribusi. "Kami memastikan sistem pengamanan gudang berjalan optimal melalui sinergi dengan personel TNI dan Polri," kata Ahmad Rizal.