Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Bukan Kembang Api: Tasikmalaya Sambut Tahun Baru dengan Doa Lintas Agama 2024

Jabar · Oleh Salsa Maharani · · Diperbarui 2 Maret 2026

Tasikmalaya sambut 2024 tanpa kembang api, diganti doa lintas agama. Solidaritas untuk korban bencana. Spirit kebersamaan di Tahun Baru! #TahunBaru2024 #Tasikmalaya

Bukan Kembang Api: Tasikmalaya Sambut Tahun Baru dengan Doa Lintas Agama 2024

Doa Bersama Gantikan Pesta Kembang Api: Spirit Kebersamaan di Tasikmalaya

Tasikmalaya, Jawa Barat – Perayaan pergantian tahun baru di Kota Tasikmalaya kali ini akan diwarnai nuansa berbeda dari kebiasaan. Kepolisian Resor Tasikmalaya Kota, bekerja sama dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Tasikmalaya, menegaskan bahwa tidak akan ada pesta kembang api maupun petasan. Sebagai gantinya, masyarakat diajak untuk bergabung dalam acara doa bersama yang akan diselenggarakan di Masjid Agung, menjelang pergantian tahun.

Kebijakan ini muncul sebagai bentuk kepedulian mendalam terhadap para korban bencana alam yang melanda beberapa wilayah di Indonesia, khususnya Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Doa bersama ini menjadi ekspresi solidaritas dan harapan akan pemulihan bagi sesama anak bangsa yang tengah berduka.

"Pergantian tahun baru di Kota Tasikmalaya akan diisi oleh doa bersama, tanpa menyalakan kembang api dan petasan. Doa akan kami panjatkan untuk warga korban banjir bandang di Aceh, Sumut, dan Sumbar," ujar Kepala Kepolisian Resor Tasikmalaya Kota, Ajun Komisaris Besar Polisi Mohamad Faruk Rozi, pada Selasa (30/12).

Pihaknya mengimbau agar masyarakat tidak terlibat dalam euforia berlebihan yang kerap menyertai perayaan tahun baru. Larangan penggunaan petasan dan kembang api merupakan langkah untuk menciptakan suasana yang lebih kondusif dan reflektif di malam pergantian tahun.

Kolaborasi Lintas Agama untuk Kemanusiaan

Acara doa bersama ini menunjukkan sinergi positif antara berbagai elemen masyarakat dan lembaga keagamaan. Selain FKUB, beberapa organisasi keagamaan turut berpartisipasi dan mendukung penuh inisiatif ini:

Kolaborasi ini memperlihatkan kekuatan persatuan dalam menyikapi musibah dan menjaga kerukunan antarumat beragama di Tasikmalaya.

"Kami mengajak masyarakat untuk menggelar doa bersama di Masjid Agung. Semoga saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di Aceh, Sumut, dan Sumbar segera dipulihkan dan selalu diberi kesabaran dalam menghadapi cobaan ini," tambah Ajun Komisaris Besar Polisi Mohamad Faruk Rozi. Ia juga menggarisbawahi bahwa Kepolisian Resor Tasikmalaya Kota bersama Pemerintah Kota Tasikmalaya melarang keras penyalaan petasan dan kembang api, serta mengajak warga untuk tidak melakukan perayaan yang berlebihan.

Melalui pendekatan yang lebih spiritual dan penuh empati, Kota Tasikmalaya berharap dapat memulai tahun baru dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang lebih kuat.