Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

BPD Karangmukti Bekasi Formasikan Panitia Pilkades 2026, Usung Demokrasi Transparan

Jabar · Oleh Tasya Oktaviani ·

BPD Desa Karangmukti Bekasi membentuk panitia Pilkades 2026-2034, menegaskan komitmen demokrasi desa yang aman, transparan dan bermartabat.

BPD Karangmukti Bekasi Formasikan Panitia Pilkades 2026, Usung Demokrasi Transparan

Pendahuluan

Tanggal 12 Mei 2026, rapat penetapan panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Karangmukti, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi berlangsung lancar dan kondusif. Kegiatan ini menjadi tahapan krusial dalam mempersiapkan pelaksanaan Pilkades periode 2026-2034 secara tertib, aman, dan transparan. Agenda ini dihadiri oleh Kepala Desa Karangmukti, unsur pemerintah desa, BPD, lembaga kemasyarakatan desa, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen warga yang turut memberikan dukungan.

Latar Belakang Pembentukan Panitia

Menurut Ketua BPD Desa Karangmukti, Abdul Ajis, pembentukan panitia ini merupakan bagian dari amanat regulasi serta tindak lanjut surat edaran Bupati Bekasi terkait tahapan Pilkades serentak tahun 2026.

"Alhamdulillah, rapat penetapan kepanitiaan Pilkades Desa Karangmukti berjalan lancar dan kondusif. Sesuai tupoksi BPD, hari ini kami menetapkan panitia Pilkades periode 2026–2034 dengan melibatkan unsur pemerintah desa, lembaga kemasyarakatan desa, BUMDes, serta unsur masyarakat," ujar Abdul Ajis.

Susunan Panitia yang Proporsional dan Representatif

Abdul Ajis menjelaskan bahwa susunan kepanitiaan dibentuk dengan memperhatikan proporsi dan representasi setiap elemen masyarakat. Beberapa keterwakilan yang masuk dalam panitia antara lain:

Ia menambahkan bahwa keterlibatan generasi muda menjadi energi positif untuk membangun sinergitas dan semangat baru dalam penyelenggaraan demokrasi desa yang lebih modern, inklusif, dan profesional.

Tahapan Selanjutnya dan Pesan Moral

Setelah ditetapkan, panitia akan melakukan pengukuhan pada 13 Mei 2026 sebelum menjalankan seluruh proses teknis Pilkades. Posisi ketua, sekretaris, bendahara, dan wakil ketua akan ditentukan oleh panitia inti yang dibentuk oleh BPD.

Dalam kesempatan yang sama, Abdul Ajis menyampaikan pesan moral penting kepada seluruh panitia dan masyarakat Desa Karangmukti:

"Perbedaan pilihan dalam demokrasi adalah hal yang wajar. Jangan sampai karena kontestasi politik, hubungan persaudaraan menjadi renggang. Kita semua tetap keluarga besar Desa Karangmukti. Mari jadikan Pilkades ini sebagai ajang demokrasi yang dewasa, damai, dan bermartabat."

Ia juga menekankan bahwa pesta demokrasi desa harus menjadi momentum memperkuat kebersamaan, bukan menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.

Harapan untuk Masa Depan Desa Karangmukti

Abdul Ajis berharap Pilkades 2026 nantinya mampu melahirkan sosok pemimpin desa yang amanah, transparan, dan benar-benar hadir di tengah masyarakat. Menurutnya, tantangan pembangunan desa saat ini membutuhkan figur kepala desa yang memiliki kepedulian tinggi, mampu bekerja nyata, serta responsif terhadap kebutuhan warga.

"Ke depan, masyarakat tentu berharap memiliki pemimpin yang bukan hanya hadir secara administratif, tetapi juga mampu turun langsung melihat kondisi masyarakat dan memberikan solusi nyata demi kemajuan Desa Karangmukti," ungkapnya.

Dengan terbentuknya panitia Pilkades ini, masyarakat Desa Karangmukti diharapkan dapat bersama-sama menjaga suasana yang aman dan harmonis demi terciptanya proses demokrasi yang berkualitas. Semangat musyawarah, transparansi, dan persaudaraan diyakini menjadi fondasi penting dalam melahirkan kepemimpinan desa yang mampu membawa kemajuan serta kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Desa Karangmukti.