Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

BPBD Cianjur Tingkatkan Pengawasan di Zona Rawan Bencana Saat Cuaca Ekstrem

Jabar · Oleh Nayla Putri ·

BPBD Cianjur meningkatkan pengawasan dan kesiapsiagaan bencana di zona rawan, serta menyiagakan relawan untuk mengantisipasi cuaca ekstrem dan mengimbau wisatawan waspada.

BPBD Cianjur Tingkatkan Pengawasan di Zona Rawan Bencana Saat Cuaca Ekstrem

Kabupaten Cianjur di Jawa Barat telah meningkatkan langkah pengawasan dan kesiapsiagaan bencana alam di sejumlah kawasan rawan, seiring prediksi cuaca ekstrem yang akan melanda wilayah dalam beberapa hari ke depan. Langkah ini diambil setelah dua hari terakhir hujan lebat dengan intensitas lebih dari dua jam melanda sebagian besar wilayah Cianjur, meskipun belum menyebabkan bencana besar.

Penempatan Petugas dan Relawan

Sekretaris BPBD Cianjur Asep Sudrajat mengatakan pihaknya telah menyebarkan petugas dan 360 Relawan Tangguh Bencana (Retana) untuk melakukan pengawasan dan pelaporan situasi setiap hari di wilayah tugas masing-masing. Setiap personel bertugas memantau kondisi lingkungan, terutama di zona rawan banjir dan longsor, serta siap melakukan tindakan cepat seperti evakuasi warga jika diperlukan.

"Selama dua hari terakhir hujan deras melanda sebagian besar wilayah Cianjur, kami meminta petugas meningkatkan pengawasan dan melakukan tindakan cepat ketika terjadi bencana termasuk melakukan evakuasi warga," katanya.

Kewaspadaan bagi Masyarakat di Zona Rawan

Meskipun belum ada laporan bencana besar akibat hujan lebat baru-baru ini, BPBD Cianjur mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap waspada, terutama mereka yang tinggal di sepanjang sungai dan perkampungan berdekatan dengan perbukitan. Pihaknya juga menekankan bahwa kesiapsiagaan harus ditingkatkan secara terus-menerus, mengingat cuaca ekstrem yang diprediksi akan datang.

Imbauan untuk Wisatawan Libur Akhir Pekan

Selain mengimbau warga lokal, BPBD Cianjur juga memberikan peringatan khusus bagi wisatawan yang akan menghabiskan libur panjang akhir pekan di destinasi wisata Cianjur, mulai dari kawasan utara hingga selatan. Selama musim penghujan, destinasi wisata seperti air terjun, sungai, dan pantai selatan berisiko mengalami perubahan kondisi yang cepat, seperti debit air sungai yang tiba-tiba tinggi atau gelombang pantai yang besar.

Untuk memastikan keamanan wisatawan, BPBD Cianjur telah meningkatkan koordinasi lintas sektor, termasuk dengan aparat desa, kecamatan, dan pengelola tempat wisata. Tim gabungan petugas dan relawan akan melakukan patroli rutin di seluruh destinasi wisata, terutama di sepanjang pantai selatan, untuk mencegah wisatawan bermain air saat hujan turun deras.

"Kami menyiagakan petugas dan relawan bersama petugas gabungan di seluruh destinasi wisata untuk melakukan patroli guna memastikan tidak ada yang melanggar aturan terutama di sepanjang pantai selatan karena gelombang tinggi dapat terjadi setiap saat," kata Asep Sudrajat.

Langkah Tambahan untuk Mencegah Bencana

Selain pengawasan di kawasan wisata, tim juga melakukan patroli di titik-titik rawan bencana lainnya di seluruh Cianjur. Mereka akan mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, serta segera mengungsi jika melihat tanda-tanda alam yang mengindikasikan akan terjadi bencana. Pengelola tempat wisata juga diminta untuk memberikan imbauan serupa kepada wisatawan, terutama di destinasi wisata air seperti air terjun, agar tidak bermain air atau berenang saat hujan turun deras.

BPBD Cianjur berharap tidak ada bencana besar yang melanda wilayah tersebut selama musim penghujan ini. Namun, pihaknya menekankan bahwa kewaspadaan dan kesiapsiagaan harus tetap ditingkatkan untuk mengantisipasi kemungkinan bencana yang tidak terduga. Dengan langkah-langkah yang telah diambil, diharapkan masyarakat dan wisatawan dapat tetap aman selama berada di Cianjur.