BPBD Catat 138 Rumah Terendam Banjir Luapan Kali Cijayanti di Bogor
BPBD Kabupaten Bogor mencatat 138 rumah warga terendam banjir akibat luapan Kali Cijayanti, dengan 456 jiwa terdampak. Tim gabungan melakukan penanganan darurat, dan banjir mulai surut pada Minggu malam.

Pada Minggu, Kabupaten Bogor, Jawa Barat dilanda banjir akibat luapan Kali Cijayanti yang menyebabkan 138 unit rumah warga terendam. Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, peristiwa ini terjadi setelah hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah dalam waktu cukup lama.
Kondisi Banjir dan Lokasi Terdampak
Banjir mulai muncul sekitar pukul 17.15 WIB di Kampung Babakan Cicerewed, Desa Cijayanti, Kecamatan Babakanmadang. Luapan Kali Cijayanti meliputi sejumlah RW di wilayah tersebut, yaitu RW 01, RW 02, RW 06, dan RW 09. Permukiman warga di Desa Cijayanti letaknya cukup dekat dengan aliran Kali Cijayanti, sehingga luapan sungai dengan cepat menyebar ke area sekitarnya dan menyebabkan genangan air yang merambah ke rumah-rumah warga. Ketinggian air banjir bervariasi, mulai dari 70 sentimeter hingga mencapai 150 sentimeter di beberapa titik permukiman warga.
Jumlah Warga Terdampak dan Kerusakan
Berdasarkan kaji cepat sementara yang dilakukan BPBD Kabupaten Bogor, total warga terdampak mencapai 138 kepala keluarga, setara dengan sekitar 456 jiwa. Selain merendam rumah warga, banjir juga menyebabkan satu unit rumah milik warga bernama Enjuh di RT 03 RW 01 rusak berat hingga ambruk. Keluarga yang mendiami rumah tersebut, terdiri dari dua jiwa, terpaksa mengungsi ke rumah kerabat di lokasi yang sama. BPBD memastikan tidak terdapat korban jiwa maupun korban terancam dalam peristiwa banjir ini, sehingga tidak ada laporan tentang cedera atau kehilangan nyawa akibat bencana.
Penanganan Darurat dan Langkah Selanjutnya
Tim gabungan dari berbagai instansi telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat. Instansi yang terlibat meliputi:
- BPBD Kabupaten Bogor
- Dinas Penanggulangan Bencana dan Penyelamatan (Damkar)
- Satpol PP Kecamatan Babakan Madang
- Perangkat Desa setempat
- Destana
- Palang Merah Indonesia (PMI)
Langkah yang dilakukan antara lain kaji cepat situasi untuk mengumpulkan data tentang jumlah terdampak dan kerusakan, edukasi kebencanaan kepada warga tentang langkah-langkah evakuasi jika terjadi bencana berulang, koordinasi dengan aparat setempat untuk memastikan kelancaran penanganan, serta penyedotan genangan air di lokasi terdampak untuk mempercepat proses pengeringan. BPBD juga mencatat bahwa warga terdampak membutuhkan bantuan logistik tanggap darurat seperti makanan, minuman, pakaian, dan peralatan rumah tangga. Hingga Minggu malam, kondisi banjir mulai berangsur surut, dan warga bersama tim gabungan masih melakukan pembersihan lumpur dan genangan air yang masuk ke dalam rumah untuk mengembalikan kondisi normal secepat mungkin.