Begal Samurai di Flyover Kopo: Motor dan HP Raib, Polisi Buru Pelaku
Pembegalan menggunakan senjata samurai terjadi di Flyover Kopo Bandung. Korban kehilangan motor dan HP, serta mengalami luka di tangan dan kaki. Polisi telah mengidentifikasi pelaku dan masih melakukan pengejaran.

Kronologi Pembegalan di Flyover Kopo
Kota Bandung kembali diwarnai aksi kriminal jalanan yang menimpa seorang warga. Peristiwa naas itu terjadi di kawasan Flyover Kopo, Kota Bandung, pada Selasa (14/7/2026) dini hari. Korban tengah melintas dengan kendaraan pribadinya saat dua orang pelaku memepet dan melancarkan serangan.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, pelaku menyerang korban menggunakan senjata tajam jenis samurai. Tindakan kekerasan tersebut menyebabkan korban mengalami luka di bagian tangan dan kaki. Selain menghadapi ancaman fisik, korban juga harus menanggung kerugian materi yang cukup besar.
Baca Juga: Kejari Purwakarta Tahan Tiga Tersangka Penyalagunaan Kredit Bank BUMN Senilai Rp 3,4 Miliar
"Yang diambil motor dan HP. Korban mengalami luka pada tangan dan kaki," jelas Iptu Wawan Sofyan, Kanit Reskrim Polsek Bojongloa Kidul.
Barang Bukti yang Diracun Pelaku
Dalam aksinya, kedua pelaku berhasil merampas sepeda motor dan telepon genggam milik korban. Setelah melancarkan aksi, mereka melarikan diri ke arah yang belum diketahui. Barang bukti tersebut kini tengah didalami oleh pihak kepolisian sebagai bagian dari proses penyidikan.
Baca Juga: Damkar Kuningan Evakuasi Ular Kobra 1 Meter dari Rumah Guru Ngaji
Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bojongloa Kidul untuk ditindaklanjuti secara hukum. Dengan adanya laporan resmi ini, pihak kepolisian dapat segera melakukan serangkaian langkah investigasi.
Identitas Pelaku Telah Dikantongi
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung menyatakan telah mengidentifikasi pelaku yang terlibat dalam aksi pembegalan tersebut. Kini, tim gabungan dari Polsek Bojongloa Kidul dan Satreskrim Polrestabes Bandung masih melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku.
Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP Anton, membenarkan informasi tersebut. Ia menegaskan bahwa proses pengejaran sedang berjalan dan berharap pelaku dapat segera ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Pelaku sedang dikejar," singkat Anton saat dikonfirmasi.
Imbauan untuk Masyarakat Bandung
Menyusul peristiwa ini, pihak kepolisian kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di jalan yang sepi pada malam atau dini hari. Kawasan underpass dan flyover sering menjadi lokasi yang rawan dijadikan tempat aksi kriminal oleh para pelaku.
Berikut beberapaimbauan dari kepolisian:
- Hindari melintas sendirian di jalan yang sepi pada malam hari
- Pastikan rumah dan kendaraan selalu dalam keadaan terkunci
- Jangan membawa barang berharga berlebihan saat diperlukan
- Segera laporkan ke polisi jika menemukan aktivitas mencurigakan
- Catat plat nomor kendaraan yang merasa diikuti
Warga yang memiliki informasi terkait keberadaan pelaku diminta untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat. Kontribusi masyarakat sangat dibutuhkan untuk membantu proses pengungkapan kasus ini.
Modus Operandi Begal Bersenjata Tajam
Kasus pembegalan dengan menggunakan senjata tajam jenis samurai menunjukkan adanya eskalasi kekerasan dalam aksi kriminal jalanan. Pelaku tidak hanya merampas barang berharga, tetapi juga menyakiti korban secara fisik.
Berdasarkan data kejahatan jalanan di wilayah hukum Polrestabes Bandung, kasus serupa sering terjadi di titik-titik strategis seperti flyover, underpass, dan jalan protokol yang minim pencahayaan. Para pelaku biasanya menyasar korban yang terlihat sendirian dan tidak waspada.
Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus memberantas aksi kriminal jalanan ini. Masyarakat diharapkan dapat bekerja sama denganAuthorities setempat dengan memberikan informasi apapun yang berkaitan dengan aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka.