Baznas Salurkan 200 Paket Beras Zakat Fitrah ke Warga Terdampak Banjir Rob di Bekasi
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyalurkan 200 paket beras zakat fitrah masing-masing 5 kg ke warga terdampak banjir rob di pesisir Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, untuk meringankan beban pangan selama bulan Ramadan.

Aksi Cepat Baznas Bantu Warga Terdampak Banjir Rob di Pesisir Bekasi
Tanggal 5 Maret 2026, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melaksanakan penyaluran bantuan beras zakat fitrah kepada warga terdampak banjir rob di pesisir Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Aksi kemanusiaan ini dilakukan sebagai respons cepat terhadap kondisi darurat yang telah melumpuhkan kehidupan warga selama hampir tiga bulan, terutama di Kecamatan Muara Gembong.
Detail Penyaluran Bantuan
Penyaluran difokuskan di dua titik strategis yang paling terdampak banjir rob:
- Desa Pantai Harapan Jaya (lokasi Pondok Dua): 100 paket beras zakat fitrah
- Desa Pantai Bahagia (lokasi Muara Beting): 100 paket beras zakat fitrah
Setiap paket berisi 5 kg beras, dengan total 200 paket yang didistribusikan secara merata ke kedua lokasi. Pihak Baznas memastikan bahwa bantuan sampai langsung ke tangan mustahik yang paling membutuhkan, terutama keluarga nelayan dan warga yang terisolasi.
Komitmen Baznas untuk Menjangkau Wilayah Sulit
Saidah Sakwan, Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, menyampaikan bahwa penyaluran ini merupakan wujud komitmen organisasi untuk memastikan amanah zakat fitrah dari para muzaki sampai ke tujuan yang tepat.
"Baznas berupaya hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan, yakni dampak banjir rob yang berkepanjangan serta tantangan ekonomi di bulan Ramadan. Kami berharap bantuan beras zakat fitrah ini dapat meringankan beban pangan keluarga, sehingga warga bisa menjalankan ibadah puasa dengan lebih tenang meskipun dalam situasi sulit."
Ia menambahkan bahwa Baznas secara khusus menargetkan wilayah-wilayah yang sulit dijangkau oleh bantuan lain, sehingga warga yang terisolasi dapat menerima bantuan yang mereka butuhkan.
Suara Warga yang Terbantu
Kondisi di lapangan memang cukup memprihatinkan, seperti diungkapkan oleh beberapa warga yang menerima bantuan langsung.
Watiah, salah seorang warga Desa Pantai Harapan Jaya, mengungkapkan bahwa desanya telah terisolasi akibat banjir rob selama hampir tiga bulan dan belum menerima bantuan logistik apapun selama periode tersebut.
"Gara-gara banjir rob hampir tiga bulan sampai kaki bonyok kena kutu air, dan selama itu bantuan belum ada yang masuk. Alhamdulillah hari ini dapat bantuan beras zakat fitrah dari Baznas. Di situasi sekarang kami sangat membutuhkan bantuan ini. Terima kasih, Baznas," ucap Watiah dengan suara haru.
Sementara itu, Tambrun, seorang nelayan bidak berusia 65 tahun yang tinggal di gubuk kecil bersama istrinya yang mengidap tumor otak, mengatakan bahwa penghasilannya tidak menentu, hanya berkisar Rp30.000 hingga Rp50.000 per kali melaut. Bantuan beras dari Baznas sangat berarti baginya, karena biasanya uang tersebut hanya cukup untuk membeli beras keluarga selama beberapa hari.
"Biasanya uang segitu buat beli beras. Alhamdulillah dengan bantuan Baznas ini, saya merasa sangat terbantu," katanya.
Nursan, pegiat Kelompok Bahagia Berkarya (Kebaya) di Desa Pantai Bahagia, menegaskan bahwa banjir rob telah melumpuhkan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir. Nelayan tidak bisa fokus melaut karena harus memulihkan rumah yang terendam, ditambah cuaca angin barat yang berbahaya untuk aktivitas laut. Tanpa penghasilan dari nelayan, keluarga warga kesulitan memenuhi kebutuhan pangan dasar.
"Nelayan tidak bisa fokus melaut karena pemulihan rumah, ditambah cuaca angin barat yang berbahaya buat melaut. Kalau tidak melaut, artinya tidak punya penghasilan. Bantuan beras ini setidaknya meringankan beban warga di sini," jelas Nursan.
Dampak dan Harapan Masyarakat
Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat memberikan dukungan yang dibutuhkan oleh warga terdampak banjir rob selama bulan Ramadan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi dalam program zakat fitrah untuk membantu sesama. Pihak Baznas juga menyatakan akan terus memantau kondisi lapangan dan melakukan penyaluran bantuan tambahan jika diperlukan.