Bantuan Rp5 Juta per KK: Pemprov Jabar Bantu Korban Banjir Pamarican Ciamis
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyalurkan bantuan Rp5 juta per kepala keluarga ke korban banjir Pamarican Ciamis, dengan verifikasi ketat, dan akan memenuhi semua 250 usulan bantuan dari Bupati Ciamis.

Banjir besar melanda dua desa di Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat pada Senin (9/2) dan Senin (16/2) 2026. Bencana ini dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang menyebabkan Sungai Citalahab meluap dan tanggul sungai jebol, merusak pemukiman warga dan lahan pertanian di sekitar wilayah tersebut.
Detail Penyaluran Bantuan dari Pemprov Jabar
Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah mengambil langkah untuk meringankan beban korban banjir dengan menyalurkan bantuan finansial. Gubernur Jabar Dedi Mulyadi langsung meninjau lokasi banjir di Desa Sukahurip, dan mengumumkan bahwa setiap kepala keluarga (KK) korban akan menerima bantuan sebesar Rp5 juta.
"Per kepala keluarga mendapatkan bantuan uang sebesar Rp5 juta. Uangnya cair ke rekeningnya masing-masing," kata Dedi Mulyadi saat menemui korban di Desa Sukahurip.
Ia menegaskan bahwa bantuan akan diterima tanpa potongan administrasi apapun, sehingga warga akan menerima jumlah penuh sesuai yang diumumkan:
"Tidak boleh ada alasan apapun untuk meminta biaya administrasi ya, jadi harus utuh Rp5 juta," tegas gubernur.
Proses verifikasi awal dilakukan untuk menyaring warga yang benar-benar terdampak, dengan Bupati Ciamis mengusulkan 250 KK untuk menerima bantuan. Setelah verifikasi, hanya 170 KK yang dinyatakan memenuhi syarat. Namun, Dedi Mulyadi menambahkan bahwa pemerintah akan menambahkan 80 KK lainnya ke daftar penerima, sehingga semua 250 KK yang diajukan akan mendapatkan bantuan yang sama.
"Jadi, semuanya 250 sesuai ajuan Bupati, kita kabulkan," jelasnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Barat Mochamad Ade Afriandi menambahkan bahwa bantuan yang disalurkan telah diterima oleh warga melalui transfer rekening masing-masing. Ia menegaskan bahwa daftar penerima telah melalui verifikasi ketat untuk memastikan hanya warga yang benar-benar terdampak bencana yang mendapatkan bantuan.
"Jadi, akhirnya diverifikasi itu yang betul-betul terdampak, dan sehingga keberlangsungan hidupnya perlu perhatian," katanya.
Dampak Banjir dan Komitmen Pemprov Jabar
Banjir yang terjadi di Kecamatan Pamarican telah menimbulkan dampak signifikan bagi warga terdampak. Selain merusak rumah tinggal, banjir juga menghancurkan tanaman padi dan lahan pertanian yang menjadi sumber penghidupan sebagian besar penduduk di wilayah tersebut.
Penyaluran bantuan dari Pemprov Jabar diharapkan dapat membantu warga dalam proses pemulihan, terutama dalam memperbaiki rumah dan mengembalikan aktivitas ekonomi yang terganggu. Komitmen pemerintah untuk memenuhi semua usulan bantuan yang diajukan oleh Bupati Ciamis juga menunjukkan perhatian serius terhadap kesejahteraan warga terdampak bencana.
Selain itu, langkah verifikasi ketat yang dilakukan sebelum penyaluran bantuan juga memastikan bahwa bantuan sampai ke tangan yang tepat, sehingga tidak ada penyalahgunaan dana bantuan.