Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Bantuan Alsintan dan Asuransi Tani Pemkab Garut untuk Swasembada Pangan

Jabar · Oleh Salsa Maharani ·

Pemkab Garut menyalurkan bantuan alsintan, asuransi tani, dan pupuk murah untuk mendukung swasembada pangan dan kesejahteraan petani, dengan pengawasan ketat.

Bantuan Alsintan dan Asuransi Tani Pemkab Garut untuk Swasembada Pangan

Latar Belakang Program Pertanian Garut

Pemerintah Kabupaten Garut memperkuat sektor pertanian sebagai pilar ekonomi daerah dengan meluncurkan serangkaian bantuan strategis, termasuk alat dan mesin pertanian (alsintan) serta asuransi tani. Langkah ini diarahkan untuk mencapai target swasembada pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan keluarga petani di wilayah tersebut.

Kontribusi Sektor Agraris di Garut

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa sektor agraris menjadi tulang punggung perekonomian daerah. Saat ini, kontribusi sektor ini mencapai 2,13 persen terhadap PDB Kabupaten Garut, dengan tren positif mengingat mayoritas masyarakat menggantungkan penghidupan pada pertanian.

Arahan Presiden dan Tujuan Program

Menurut Abdusy Syakur Amin, peran petani semakin penting seiring arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional melalui swasembada pangan.

"Peranan kontribusi petani semakin penting dan sejalan dengan arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang menginginkan negara kita memiliki ketahanan pangan nasional melalui swasembada pangan," ujar Bupati pada Kamis (14/5).

Jenis Bantuan yang Disediakan

Pemkab Garut memberikan dukungan komprehensif kepada kelompok tani, antara lain:

Pesan Bupati untuk Kelompok Tani

Abdusy Syakur Amin meminta kelompok tani untuk menjaga dengan baik semua bantuan yang diterima, terutama alsintan dan pompa air.

"Kita harus menyiapkan berbagai alsintan untuk menjaga ketersediaan air. Saya ingin irigasi dan pompa air dimanfaatkan semaksimal mungkin guna memacu produktivitas. Kami menitip pesan khusus agar bantuan ini dijaga, jangan sampai rusak apalagi hilang," tegasnya.

Pengawasan dan Transparansi Program

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Ardhy Firdian, menjelaskan bahwa seluruh tahapan penyaluran bantuan dilakukan dengan pengawasan ketat. Sejak tahun 2024, Dinas Pertanian Garut telah menjalin kerja sama dengan aparat penegak hukum, termasuk Kejaksaan Negeri Garut, Polres Garut, dan Kodim 06/11 Garut, untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas.

"Mulai dari perencanaan, sosialisasi, pelaksanaan, hingga evaluasi, kami mendapat pendampingan dari Kejari, Polres Garut, dan Kodim 06/11 Garut. Pendampingan ini bertujuan agar seluruh bantuan fisik dan anggaran dapat dikelola secara akuntabel serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan petani," pungkas Ardhy.

Dampak dan Harapan Program

Dengan adanya program ini, diharapkan produktivitas pertanian di Kabupaten Garut akan meningkat, sehingga mendukung target swasembada pangan nasional dan meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan petani. Selain itu, antisipasi terhadap risiko El Nino diharapkan dapat mengurangi kerugian petani akibat kekurangan air dan menjaga kelancaran produksi pertanian sepanjang tahun.