Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Banjir Tewaskan Seorang Warga di Karawang

Jabar · Oleh Salsa Maharani · · Diperbarui 2 Maret 2026

Seorang warga bernama Adi Suwardi ditemukan meninggal dunia setelah hilang saat banjir parah di Desa Karangligar, Karawang. Tim gabungan melakukan pencarian dan evakuasi, dengan banjir merendam ribuan rumah di wilayah Jawa Barat.

Banjir Tewaskan Seorang Warga di Karawang

Banjir Karawang: Korban Meninggal Setelah Hilang di Desa Karangligar

Pada 19 Januari 2025, seorang warga bernama Adi Suwardi ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan hilang oleh keluarganya saat berada di wilayah terdampak banjir di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Kasi Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan mengkonfirmasi insiden ini kepada awak media di Karawang, Selasa (20/1).

Proses Pencarian dan Penemuan Korban

Keluarga Adi melaporkan kehilangan orang terkasih tersebut pada pukul 13.00 WIB, ketika terakhir kali melihat Adi berjalan sendiri di area banjir. Setelah menerima laporan, aparat gabungan langsung melakukan operasi pencarian dengan tim yang terdiri dari Polsek Telukjambe Barat, Satpolairud Polres Karawang, BKO Ditpolairud Polda Jawa Barat, Brimob, TNI, BPBD Karawang, serta relawan Tagana. Tim pencarian menggunakan perahu karet untuk menyisir area banjir yang luas dan tergenang air. Korban akhirnya ditemukan pada pukul 17.00 WIB dalam kondisi tenggelam di lokasi yang sama. Tim evakuasi kemudian melakukan penanganan sesuai prosedur kepolisian sebelum menyerahkan jenazah kepada keluarga untuk pemakaman.

Data Banjir yang Melanda Karawang

Menurut data BPBD Karawang, banjir yang melanda wilayah ini dipicu oleh luapan Sungai Citarum dan Sungai Cibeet. Dalam beberapa hari terakhir, banjir ini telah merendam lebih dari 3.162 rumah di 26 desa yang tersebar di 12 kecamatan, dengan jumlah warga terdampak mencapai 13.400 orang. Desa Karangligar termasuk salah satu wilayah dengan kondisi banjir terparah, di mana ketinggian air mencapai hampir dua meter, membuat akses dan evakuasi korban menjadi lebih sulit.

Imbauan Masyarakat untuk Meningkatkan Kewaspadaan

Polres Karawang menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan mengimbau seluruh masyarakat di wilayah yang masih tergenang banjir untuk meningkatkan kewaspadaan. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah terjadinya kejadian serupa yang dapat mengakibatkan korban jiwa.

Baca juga: 1.822 Orang Mengungsi karena Banjir Kudus