Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Banjir Bekasi hari ini dikepung banjir

Jabar · Oleh Nayla Putri · · Diperbarui 2 Maret 2026

Banjir akibat hujan lebat selama sehari menggenangi 16 kecamatan dan 40 desa di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengakibatkan 4.622 kepala keluarga terdampak. BPBD mencatat ketinggian air hingga 2 meter dan dampak pada pertanian serta permukiman.

Banjir Bekasi hari ini dikepung banjir

Banjir besar melanda Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu (18/1) setelah hujan lebat turun selama sehari penuh. Luapan air dari sejumlah sungai dan sistem drainase yang buruk menyebabkan 16 kecamatan dan 40 desa tergenang, dengan total 4.622 kepala keluarga (KK) terdampak. Ketinggian air di beberapa wilayah bahkan mencapai 200 sentimeter, memaksa tim penanggulangan bencana melakukan evakuasi darurat.

Laju Banjir yang Menggenangi 16 Kecamatan di Kabupaten Bekasi

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, banjir menyebar ke berbagai wilayah dengan ketinggian air yang bervariasi:

Selain itu, kawasan Telaga Asih di Cikarang Barat juga tergenang 25-50 sentimeter, mengganggu akses jalan dan aktivitas warga sehari-hari.

Faktor Pemicu Banjir Besar di Kabupaten Bekasi

Menurut Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, ada beberapa faktor yang menyebabkan banjir skala besar ini:

"Intensitas hujan sangat tinggi dan terjadi cukup lama berimbas meluapnya Kali Gabus, Sungai Cibeet, Sungai Citarum, Kali Sadang dan Kali Ciherang," ujar Dodi dalam keterangan kepada media.

Selain hujan lebat, sistem drainase yang buruk menjadi faktor penambah parah. Banyak saluran drainase tersumbat oleh sampah atau tidak mampu menampung volume air hujan yang tinggi, sehingga air langsung genangi permukiman.

Respons Penanggulangan Bencana oleh BPBD dan Tim Gabungan

Tim gabungan dari BPBD, PMI, dan Brimob segera bertindak untuk membantu warga terdampak. Evakuasi menjadi prioritas utama untuk wilayah dengan ketinggian air di atas 1 meter:

Dodi menambahkan bahwa proses pendataan dampak masih berlangsung untuk mendapatkan data akurat tentang kerusakan yang terjadi.

Dampak Luar Biasa pada Permukiman dan Sektor Pertanian

Selain merendam rumah warga, banjir juga memberikan dampak signifikan pada sektor pertanian:

Beberapa kawasan perumahan padat juga mengalami kerusakan ringan hingga berat, dengan perabotan dan barang milik warga terendam air.

Status Terkini dan Langkah Selanjutnya

Sampai saat ini, sebagian wilayah di Kabupaten Bekasi masih tergenang air. BPBD terus melakukan pendataan dampak dan memberikan bantuan kepada warga terdampak. Langkah selanjutnya termasuk:

Dengan respons yang cepat dan koordinasi yang baik, diharapkan dampak banjir dapat diminimalkan dan warga dapat segera kembali ke kehidupan normal.