Bagikan Inspirasi Bisnis Digital: FDC di MMC Masjid Al Kahfi Bunut
Klinik gigi FDC Dental Clinic berbagi inspirasi bisnis digital dan penggunaan AI di acara Mabit Cuan Masjid Al-Kahfi Bunut Kabupaten Bandung, bersama peserta UMKM dan profesional muda.

Acara Malam Mabit Cuan (MMC) berjudul “From Clinic to Digital Community: Membangun Pertumbuhan Bisnis” digelar Sabtu (6/6) di Masjid Affiliate Al-Kahfi Bunut, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Kegiatan ini diinisiasi oleh kolaborasi FDC Dental Clinic (FDC) dengan masjid setempat, menghadirkan Founder dan CEO FDC Dental Clinic drg. Ita Lestari, MARS sebagai narasumber utama.
Tujuan dan Konteks Acara MMC
Malam Mabit Cuan merupakan agenda rutin Masjid Affiliate Al-Kahfi Bunut yang menggabungkan nilai spiritual dengan pengembangan kapasitas ekonomi umat. Acara ini berfungsi sebagai forum silaturahmi dan pembelajaran, di mana pengusaha dan profesional muda dapat berbagi pengalaman, mendapatkan inspirasi bisnis, dan memperluas jejaring komunitas. Total sekitar 200 peserta menghadiri acara ini, terdiri dari pelaku UMKM, affiliate marketer, profesional muda, komunitas masjid, dan masyarakat umum.
Perjalanan Bisnis FDC dari Klinik ke Ekosistem Digital
Dalam sesi pembicaraan, drg. Ita menceritakan perjalanan FDC yang berawal dari keinginan menghadirkan layanan kesehatan gigi yang lebih terjangkau, modern, dan terpercaya bagi masyarakat. Ia juga membuka berbagai tantangan yang dihadapi selama membangun bisnis, termasuk pengalaman pahit saat pengembangan teknologi yang sempat jatuh bangun, tidak sesuai harapan, dan bahkan mengalami penipuan.
Menurutnya, pengetahuan teknis yang mendalam menjadi kunci untuk mengatasi hambatan tersebut, sehingga FDC merekrut Chief Technology Officer (CTO) yang berpengalaman untuk menangani aspek teknologi. Selain itu, drg. Ita menekankan bahwa ketahanan, ketekunan, penguatan mindset, dan pembangunan tim yang dapat tumbuh bersama perusahaan merupakan faktor penting dalam kesuksesan bisnis.
“FDC hadir untuk menjawab tantangan yang ada di masyarakat kalau pergi ke dokter itu menakutkan, mahal dan juga lama. Melalui technologi FDC bisa memberikan pelayanan yang lebih cepat, transparansi harga dan lebih terjangkau, serta pelayanan yang lebih baik.” Ujar drg. Ita.
Teknologi dan Aplikasi FDC
FDC mengembangkan ekosistem digital berbasis AI untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan gigi. Saat ini, aplikasi FDC telah digunakan oleh lebih dari 1,5 juta pengguna di seluruh wilayah. Melalui aplikasi ini, pelanggan dapat mengakses layanan kesehatan gigi dengan lebih mudah, cepat, dan transparan, mulai dari pemesanan janji temu hingga informasi harga layanan yang jelas.
Selain pemanfaatan AI, drg. Ita juga membahas kolaborasi FDC dengan Google Cloud dalam pengembangan teknologi dan layanan yang lebih inovatif untuk klien.
Komitmen Sosial dan Kerjasama Baru
Selain fokus pada pengembangan bisnis, FDC juga menunjukkan komitmen sosial melalui FDC Foundation. Yayasan ini berfokus pada peningkatan akses pendidikan, seperti penyediaan beasiswa, dan layanan kesehatan gigi bagi masyarakat kurang mampu.
Pada acara MMC ini, dilakukan penandatangan kerjasama antara FDC Foundation dengan Yayasan Cerebrum Edukanesia Nusantara. Yayasan ini menangani berbagai bidang, termasuk keagamaan DKM Masjid Affiliate Al-Kahfi, pendidikan dasar PAUD Permata Harapan, pendidikan agama Islam Saung Tahfidz Al-Kahfi, dan koperasi kesejahteraan warga BMT Al-Kahfi.
Ruang lingkup kerjasama ini meliputi:
- Pengembangan kompetensi sumber daya manusia bagi anggota komunitas
- Sinergi program tanggung jawab sosial dan lingkungan
- Kerjasama program perawatan kesehatan gigi untuk masyarakat umum
Tanggapan Ketua Yayasan
Aditya Pratama Ghifary, Ketua Yayasan Cerebrum dan Founder Masjid Affiliate, menuturkan bahwa pihaknya terinspirasi oleh perjalanan drg. Ita dari satu klinik gigi hingga menjadi ekosistem digital skala besar. Ia menambahkan bahwa banyak peserta pulang dengan keberanian baru untuk memulai dan mengembangkan bisnis mereka.
“Banyak yang pulang malam ini dengan keberanian baru untuk mulai dan bertumbuh. Inilah tujuan Mabit Cuan, yaitu menjadikan masjid sebagai pusat penguatan ekonomi umat. Terima kasih kepada FDC atas dukungan dan inspirasinya,” ujar Aditya.
Ia juga menambahkan bahwa peserta acara mendapatkan wawasan berharga mengenai strategi pertumbuhan bisnis melalui pemanfaatan teknologi AI, khususnya dalam konteks bisnis klinik gigi.
Pesan Motivasi Penutup
Pada sesi penutup acara, drg. Ita memberikan motivasi kepada para pelaku usaha dan profesional muda untuk terus berani memulai, beradaptasi dengan perubahan teknologi, serta membangun bisnis yang tidak hanya bertumbuh secara ekonomi tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia menekankan bahwa inovasi dan komitmen sosial merupakan dua hal yang tidak bisa dipisahkan dalam membangun bisnis yang berkelanjutan.
Acara Malam Mabit Cuan ini berhasil memberikan wadah bagi komunitas bisnis dan masjid untuk saling berbagi pengetahuan dan inspirasi. Kolaborasi antara FDC Dental Clinic dengan Masjid Affiliate Al-Kahfi Bunut juga menunjukkan bahwa bisnis dan nilai spiritual dapat saling mendukung dalam pengembangan ekonomi umat di wilayah Kabupaten Bandung.