Atasi Kejahatan Jalanan, Polrestabes Bandung Turunkan 300 Personel Patroli Malam
Polrestabes Bandung turunkan 300 personel gabungan patroli malam untuk antisipasi kejahatan jalanan. Terbagi di seluruh wilayah kota.

Lonjakan Kejahatan Jalanan Picu Patroli Besar-Besaran di Bandung
Kota Bandung menghadapi tantangan baru dalam menjaga keamanan malam hari. Polrestabes Bandung mengaktifkan sekitar 300 personel gabungan untuk menjalani patroli malam guna menekan angka kejahatan jalanan yang dinilai terus mengkhawatirkan.
Patroli yang dimulai sejak rabu malam ini melibatkan berbagai unsur keamanan. Selain personel Polri, juga turut bergabung anggota TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung. Mereka disebar ke berbagai titik strategis di seluruh wilayah kota untuk menjaga situasi keamanan hingga pagi hari.
"Kami menerjunkan seluruh kekuatan yang tersedia untuk memastikan masyarakat merasa aman saat beraktivitas maupun beristirahat di malam hari," tegas Kepala Polrestabes Bandung.
Cegah Kejahatan Jalanan Sejak Akar
Dalam operasi yang merupakan bagian dari kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) ini, petugas tidak hanya melakukan pengawasan fisik. Mereka juga aktif berdialog dengan masyarakat untuk mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini.
Jenis kejahatan yang menjadi fokus utama patroli meliputi:
- Aksi begal di jalan-jalan protokol
- Pencurian dengan kekerasan saat malam hari
- Gangguan ketertiban lainnya
Kepala Polrestabes Bandung menjelaskan bahwa kehadiran aparat di lapangan diharapkan dapat mempersempit peluang terjadinya kejahatan. Dengan cara ini, para pelaku akan berpikir dua kali sebelum menjalankan aksinya.
Prestasi Sebelumnya Jadi Acuan
Langkah tegas ini diambil tidak terlepas dari catatan positif Polrestabes Bandung dalam memberantas kejahatan jalanan. Dalam periode 1 hingga 21 Juli 2026, pihak kepolisian berhasil mengungkap 15 kasus kejahatan jalanan dan mengamankan 19 tersangka.
Angka ini menunjukkan bahwa Bandung memiliki tantangan nyata dalam hal keamanan, terutama pada jam-jam rentan seperti malam hingga dini hari. Karenanya, patroli akan terus dilakukan secara berkesinambungan sebagai upaya preventif.
Kolaborasi Pentahelix untuk Keamanan Bersama
Keunikan operasi kali ini terletak pada pendekatan kolaboratif. Dengan melibatkan berbagai instansi, sistem keamanan di Bandung kini semakin terintegrasi. Masyarakat juga diimbau untuk ikut serta mengawasi lingkungan sekitar dan melaporkan aktivitas mencurigakan kepada petugas.
Ke depan, Polrestabes Bandung memastikan bahwa operasi serupa akan menjadi agenda rutin, bukan hanya sebagai respons terhadap insiden tertentu, melainkan sebagai langkah antisipasi berkelanjutan untuk menciptakan Bandung yang lebih aman, terutama di malam hari.