Arif Budiman Resmi Naik Pangkat Brigjen, Ini Deretan Prestasi Cemerlangnya
Arif Budiman resmi naik pangkat jadi Brigjen setelah konsisten unjuk prestasi di Jepara, Cirebon, hingga Bareskrim dengan berbagai pengungkapan kasus besar dan inovasi Green Service.

Perjalanan Karier Cemerlang Arif Budiman Menuju Pangkat Brigjen
Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.H., resmi menyandang pangkat Brigadir Jenderal setelah melewati perjalanan karier yang dipenuhi prestasi gemilang di berbagai wilayah Indonesia.
Perwira alumni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 1999 ini dikenal sebagai sosok yang mampu mentransformasi institusi polisi menjadi lebih bersih, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Baca Juga: Pemprov Jabar Pindahkan Lokasi Upacara HUT ke-81 dari Gasibu ke Halaman Gedung Sate
Kisah Sukses dari Jepara hingga Cirebon
Nama Arif Budiman mulai mencuat saat menjabat sebagai Kepolisian Resor (Polres) Jepara pada 2018. Di bawah kepemimpinannya, institusi ini bertransformasi menjadi contoh nyata reformasi birokrasi di tubuh kepolisian.
Berbagai penghargaan bergengsi berhasil diraih, di antaranya:
Baca Juga: Farhan Panggil Semua Operator Transportasi di Stasiun Bandung untuk Atasi Kemacetan
- Predikat WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB)
- Pelayanan Publik Kategori Sangat Baik (A-) atas inovasi pelayanan yang cepat dan responsif
- Juara Inovasi Pelayanan berkat berbagai terobosan kreatif
- Penghargaan dari organisasi kemasyarakatan atas kinerja positif
Tak berhenti di sana, pengabdiannya dilanjutkan sebagai Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon pada 2021. Dalam kurun waktu singkat, tepatnya 2023, Arif Budiman berhasil membawa Polresta Cirebon meraih 48 penghargaan internal dari Inspektur Khusus Bidang Pemeliharaan dan Penegakan Hukum (Itwasum) Polri dan apresiasi langsung dari Jenderal Polisi Listyo.
Beberapa pencapaian tersebut meliputi:
- Pin Emas dan Perak dari Inspektur Khusus atas pengungkapan kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)
- 23 penghargaan eksternal dari berbagai lembaga seperti Ombudsman RI, Markplus Institute, BP2MI, dan Lemkapi
Terobosan Green Service di Cirebon
Selama bertugas di Cirebon, Arif Budiman menginisiasi program Green Service dalam penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
Lewat program ini, masyarakat dapat membayar biaya PNPB menggunakan sampah plastik yang ditabung di bank sampah terdekat. Jika saldo sudah mencukupi, petugas bank sampah akan menginformasikan ke Satpas Polresta Cirebon untuk penjadwalan pembuatan dokumen.
"Program ini mendapat antusiasme tinggi dari warga. Rata-rata mereka menabung sampah plastik selama tiga bulan hingga saldo mencukupi," tutur Kuwu Krandon dari Desa Krandon, Kecamatan Talun.
Program ini terbukti meningkatkan jumlah Nasabah bank sampah secara signifikan, sekaligus mendukung pelestarian lingkungan hidup.
Jejak Kasus Besar di Tanah Kelahiran
Menempuh pengadian di tanah kelahiran, Arif Budiman dipercaya sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jawa Tengah pada 2024-2025.
Beberapa pengungkapan kasus besar yang berhasil dibongkarnya:
- Kasus penipuan distribusi Minyakita yang merugikan ribuan konsumen
- Pabrik pupuk palsu berkapasitas produksi 400 ton per bulan
Peran Strategis di Bareskrim Polri
September 2025, Arif Budiman ditarik ke Mabes Polri sebagai Wakil Direktur Tindak Pidana Khusus (Wadirtipideksus) Bareskrim Polri.
Duetnya bersama Dirtipideksus berhasil mengungkap berbagai kejahatan ekonomi lintas negara:
| Kasus | Kerugian Negara | |---|---| | Tindak pidana ballpres di Bali | Rp 1,3 Triliun | | TPPU hasil pertambangan emas ilegal (PETI) | Rp 25,9 Triliun | | Penyelundupan handphone ilegal | Rp 235,08 Miliar | | Skimming dan penggelapan | Rp 2,4 Triliun |
Dalam kasus PT Dana Syariah Indonesia (DSI), sebanyak 15.000 Nasabah diduga menjadi korban penipuan dan penggelapan berkedok fintech peer-to-peer lending syariah.
Latar Belakang Pendidikan dan Penghargaan
Lahir di Semarang pada 21 November 1977, Arif Budiman dikenal sebagai perwira yang konsisten meningkatkan kapasitas diri. Ia menyelesaikan pendidikan magister di Universitas Brawijaya dan merupakan lulusan SESPIMTI 2024.
Sepanjang kariernya, ia telah menerima berbagai tanda kehormatan, termasuk Satyalancana Pengabdian 24 Tahun yang menandakan konsistensi dan integritasnya dalam mengabdi kepada bangsa.
Kenaikan pangkat menjadi Brigadir Jenderal ini bukan sekadar seremoni belaka. Melainkan simbol kepercayaan pimpinan Polri terhadap sosok yang mampu mengolaborasikan kecerdasan investigasi dengan ketulusan dalam melayani masyarakat.
Brigjen Pol. Arif Budiman kini siap mengemban tanggung jawab lebih besar untuk terus mengabdi demi kemajuan institusi dan bangsa Indonesia.