Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

APBD Cianjur 2026: Rp4,6 Triliun Fokus Infrastruktur & Pendidikan, Apa Dampaknya?

Jabar · Oleh Nayla Putri · · Diperbarui 2 Maret 2026

APBD Cianjur 2026 capai Rp4,6 T! Fokus infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Simak dampaknya pada pelayanan publik & pembangunan daerah.

APBD Cianjur 2026: Rp4,6 Triliun Fokus Infrastruktur & Pendidikan, Apa Dampaknya?

APBD Cianjur 2026: Fokus pada Infrastruktur, Kesehatan, dan Pendidikan

Cianjur, Jawa Barat – Pemerintah Kabupaten Cianjur telah menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 sebesar Rp4,6 triliun. Angka ini menunjukkan prioritas yang jelas terhadap sektor-sektor vital seperti infrastruktur, kesehatan, pendidikan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, menjelaskan bahwa meskipun terdapat penyesuaian anggaran yang mungkin lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya—sebuah fenomena yang juga terjadi di banyak daerah lain—fokus utama tetap dipertahankan. "Pengurangan APBD Tahun 2026 disesuaikan dengan kebutuhan, namun untuk sektor infrastruktur akan tetap dimaksimalkan atau skala prioritas, serta kesehatan, pendidikan dan pelayanan masyarakat langsung," tegas Bupati Ferdian.

Prioritas Pembangunan Berdasarkan Aspirasi Masyarakat

Penetapan prioritas ini bukan tanpa dasar. Bupati Ferdian menekankan bahwa alokasi APBD 2026 diharapkan dapat mewujudkan visi-misi Pemerintah Kabupaten Cianjur secara maksimal. Ini termasuk dukungan terhadap program-program penting seperti dana pesantren dan insentif guru mengaji, serta berbagai inisiatif pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.

Salah satu pilar utama dalam menentukan prioritas ini adalah pelaksanaan program Rembug Warga. Melalui kegiatan berkeliling ke berbagai wilayah di Cianjur, pemerintah daerah secara langsung mendengarkan masukan dan keluhan warga.

"Sebagian besar masyarakat di setiap desa dan kecamatan yang saya kunjungi dalam kegiatan Rembug Warga, meminta perbaikan jalan terutama jalan yang masih tanah sehingga sulit dilalui," ungkap Bupati Ferdian, menyoroti urgensi perbaikan infrastruktur jalan yang terabaikan bertahun-tahun.

Pelayanan Langsung dan Keterlibatan Publik

Program Rembug Warga tidak hanya menjadi wadah aspirasi, tetapi juga platform untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Berbagai dinas terkait turut serta menyediakan layanan seperti:

Inisiatif ini memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Cianjur untuk responsif terhadap kebutuhan warganya dan memastikan anggaran yang ada benar-benar memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

Dengan alokasi APBD yang terarah serta dukungan dari aspirasi langsung masyarakat, diharapkan Cianjur dapat terus berkembang, menyediakan fasilitas yang memadai, dan meningkatkan kualitas hidup seluruh warganya.