Anthony Leong Raih Dukungan 14 BPD HIPMI untuk Dorong Aspirasi Pengusaha Daerah
Kandidat Anthony Leong untuk HIPMI Munas XVIII telah menerima dukungan 14 BPD HIPMI, dengan visi memperkuat peran pengusaha daerah dalam kebijakan ekonomi nasional.

Dukungan 14 BPD HIPMI untuk Anthony Leong
Pada 20 April 2026 di Jakarta, momentum menuju Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) semakin terasa jelas. Salah satu kandidat yang mencuat dengan dukungan signifikan adalah Anthony Leong, yang telah resmi mengantongi dukungan dari 14 Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI dari berbagai wilayah di Indonesia.
Momentum pengembalian formulir pendaftaran di Sekretariat BPP HIPMI Jakarta bukan hanya tahapan administratif rutin. Menurut Anthony, momen ini adalah penegasan komitmennya untuk mengusung aspirasi pengusaha muda daerah agar mendapatkan ruang yang lebih proporsional dalam percaturan ekonomi nasional.
"Ini adalah perjuangan bersama. Kami ingin memastikan bahwa suara pengusaha daerah tidak hanya terdengar, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pengambilan kebijakan ekonomi nasional," ungkapnya dengan tenang namun penuh keyakinan.
Visi Menguatkan Peran Daerah dalam Ekonomi Berkeadilan
Dalam pandangannya, masa depan ekonomi Indonesia tidak dapat dilepaskan dari potensi yang dimiliki oleh setiap daerah. Oleh karena itu, Anthony mendorong agar HIPMI dapat menjadi jembatan strategis yang menghubungkan kekuatan lokal dengan peluang nasional dan bahkan global. Ia menilai bahwa selama ini masih terdapat kesenjangan akses dan kesempatan bagi pengusaha daerah, yang perlu dijembatani melalui kolaborasi terstruktur dan berkelanjutan. Dalam kerangka ini, HIPMI diharapkan dapat berperan sebagai katalisator perubahan, dengan fokus pada:
- Mendorong pemerataan akses sumber daya ekonomi
- Memperluas akses pembiayaan bagi pengusaha lokal
- Membuka jalan bagi pelaku usaha daerah untuk meningkatkan skala bisnis mereka
Langkah-langkah ini, menurut Anthony, sejalan dengan nilai-nilai konstitusi Indonesia, khususnya dalam mewujudkan keadilan ekonomi sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 33 UUD 1945, di mana kesejahteraan rakyat menjadi orientasi utama pembangunan nasional.
Sinergi HIPMI dengan Pemerintah sebagai Mitra Strategis
Tidak hanya berfokus pada penguatan internal organisasi, Anthony juga menekankan pentingnya membangun sinergi konstruktif antara HIPMI dan pemerintah. Ia memandang HIPMI memiliki posisi strategis sebagai mitra dialog dan aksi dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional. Beberapa gagasan utama yang diusungnya antara lain:
- Mendorong business matching antara pengusaha besar dan pelaku usaha daerah
- Memperkuat ekosistem investasi yang inklusif dan ramah bagi pengusaha lokal
- Memastikan keterlibatan aktif pengusaha daerah dalam berbagai proyek strategis di tingkat lokal
Menurut Anthony, langkah-langkah ini tidak hanya akan memperkuat daya saing pelaku usaha lokal, tetapi juga memperkokoh fondasi ekonomi nasional yang berbasis pada kemandirian dan pemerataan.
Munas XVIII: Momentum Menentukan Arah Baru HIPMI
Munas XVIII BPP HIPMI yang akan datang dipandang sebagai momentum krusial dalam menentukan arah dan wajah baru organisasi. Dalam konteks ini, kehadiran figur dengan visi inklusif dan semangat kolaboratif menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari. Dukungan yang terus mengalir kepada Anthony Leong menunjukkan adanya arus kepercayaan yang kuat dari daerah-daerah, yang menginginkan perubahan yang terukur, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan bersama. Di tengah tantangan ekonomi global yang semakin kompleks, harapan besar tertumpu pada lahirnya kepemimpinan yang adaptif dan mampu merangkul seluruh potensi bangsa.
Lebih dari Kontestasi: Menjaga Harapan untuk Ekonomi yang Inklusif
Perjalanan Anthony Leong menuju Munas XVIII HIPMI bukan hanya sekadar kontestasi internal organisasi. Lebih dari itu, ia adalah refleksi dari upaya untuk merawat harapan dan menjemput masa depan ekonomi Indonesia yang lebih inklusif dan berkeadilan. Dengan dukungan yang semakin solid dan visi yang menempatkan pengusaha daerah sebagai pilar utama kemajuan ekonomi nasional, langkah Anthony Leong menjadi bukti bahwa kemajuan bangsa harus dibangun dari kekuatan bersama, dari pusat hingga setiap pelosok daerah.