Akhir Spekulasi, Listyo Sigit dan Burhanuddin Tunjukkan Keharmonisan Penegak Hukum
Kapolda Listyo Sigit kunjungi Jaksa Agung Burhanuddin, bantah isu keretakan hubungan. Keduanya tegaskan sinergisitas dan persahabatan sudah lama terbangun.

Pertemuan di Kejagung, Dua Jenderal Tunjukkan Keharmonisan Penegak Hukum
Jakarta – Spekulasi publik tentang adanya ketegangan antara Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Kejaksaan Agung (Kejagung) akhirnya resmi terbantahkan. Senin (13/7/2026), Inspektur Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyambangi kantor Jaksa Agung ST Burhanuddin di Jakarta Selatan, dalam sebuah pertemuan yang menegaskan kembali hubungan erat antar kedua lembaga penegakan hukum.
Silaturahmi untuk Memperkuat Sinergisitas
Kedatangan Jenderal Listyo Sigit ke Kejagung bukan tanpa alasan. Mantan Kabareskrim ini sengaja hadir untuk menyampaikan mensaje bersama bahwa hubungan kedua institusi justru berada dalam kondisi terbaiknya.
Baca Juga: Kejari Purwakarta Tahan Tiga Tersangka Penyalagunaan Kredit Bank BUMN Senilai Rp 3,4 Miliar
"Alhamdulillah, hari ini kami diterima untuk bersilaturahmi dan beraudiensi terkait beberapa hal," tutur Listyo Sigit. "Ke depan, antara Kejaksaan dan Kepolisian akan terus memperkuat ikatan sebagai sesama aparat penegak hukum dalam criminal justice system."
"Saya pastikan di sini, kami sepakat menyampaikan kepada seluruh jajaran bahwa tidak ada masalah di antara kedua institusi," tegas Listyo Sigit.
Bantahan Resmi atas Isu Keretakan
Dalam kesempatan tersebut, Listyo Sigit secara tegas membantah berbagai rumor yang beredar mengenai perselisihan antarinstitusi. Hadir dalam pertemuan tersebut Wakapolri beserta pejabat utama Mabes Polri, serta Jaksa Agung dan seluruh kedeputian di lingkungan Kejagung.
Baca Juga: Damkar Kuningan Evakuasi Ular Kobra 1 Meter dari Rumah Guru Ngaji
"Banyak program pemerintah yang harus kita jaga dan kawal agar bermanfaat bagi masyarakat, demi membawa Indonesia jauh lebih baik. Hal itu tentu ditentukan oleh soliditas dan sinergisitas yang lebih kuat," papar Listyo Sigit.
Persahabatan yang Sudah Terbangun Lama
Menariknya, Jaksa Agung ST Burhanuddin turut memberikan klarifikasi terbuka. Menurut dia, pertemuan dengan Listyo Sigit bukan sesuatu yang baru, melainkan bagian dari program sinergi rutin yang sudah lama berjalan.
"Ini program lama. Saya dengan Pak Korupsi ini sahabat. Jadi teman-teman jangan berpikir kami ini rival atau ada versus," kata Burhanuddin.
Burhanuddin menegaskan, kedekatan personalnya dengan Listyo Sigit sudah terjalin jauh sebelum keduanya dipercaya memimpin institusi masing-masing. Baginya, hubungan ini bukan sekadar formalitas, melainkan ikatan yang sudah terbangun secara alamiah.
Misi yang Sama Demi Bangsa
Kedua pimpinan lembaga ini sepakat bahwa pemisahan antara Polri dan Kejagung adalah sesuatu yang tidak mungkin. Keduanya memiliki misi yang sama: memberikan rasa aman dan menghadirkan negara di tengah masyarakat.
"Tujuan kita adalah satu kesatuan, yaitu memberikan rasa aman dan menghadirkan negara di tengah masyarakat. Kami mempunyai tujuan yang sama dan kami tidak bisa dipisah-pisahkan," tegas Jaksa Agung.
Implikasi bagi Pembangunan Nasional
Sinergisitas antara kedua lembaga dinilai sangat krusial dalam mengawal berbagai agenda pembangunan nasional. Tanpa koordinasi yang solid antara Polisi dan Jaksa, banyak program strategis pemerintah yang berpotensi tidak berjalan optimal.
Hasil pertemuan ini akan segera ditindaklanjuti oleh seluruh jajaran di tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota. Hal ini menunjukkan keseriusan kedua institusi dalam menjaga keharmonisan yang sudah terjalin.