987 Pengusaha Beras Ditegur, Kereta Cepat Tiongkok: Sorotan Berita Jabar Hari Ini
987 pengusaha beras ditegur demi stabilitas harga. Kereta cepat Tiongkok pecahkan rekor jaringan terpanjang. Berita Jabar hari ini!

Sorotan Utama: 987 Pengusaha Beras Ditegur, Kereta Cepat Tiongkok Pecahkan Rekor Dunia
_Pekerja memindahkan karung beras ke sepeda motor di kawasan Pasar Dargo, Semarang, Jawa Tengah. Foto: Aprillio Akbar/ANTARA FOTO_
Jakarta – Minggu (28/12) menjadi hari yang penuh sorotan berita, dengan fokus pada upaya stabilisasi harga pangan di Indonesia dan inovasi transportasi global. Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Harga Beras memberikan teguran tertulis kepada hampir seribu pelaku usaha perberasan. Di sisi lain, dunia transportasi dikejutkan dengan pencapaian rekor baru oleh kereta cepat Tiongkok, yang kini memiliki jaringan operasional terpanjang di dunia.
Teguran Keras untuk 987 Pengusaha Beras
Upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas harga beras terus digencarkan. Sebanyak 987 pelaku usaha di sektor perberasan menerima teguran tertulis dari Satgas Pengendalian Harga Beras. Ini menunjukkan komitmen serius pemerintah dalam menstabilkan harga pangan pokok tersebut.
Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), I Gusti Ketut Astawa, menjelaskan bahwa kinerja ini merupakan hasil dari koordinasi dan sinergi berbagai pihak. “Dalam dua bulan terakhir, kami telah menerapkan pengawasan intensif ke semua lini pelaku usaha perberasan. Ini bertujuan agar harga beras di masyarakat dapat lebih terkendali, sesuai arahan Bapak Kepala Bapanas bahwa pemerintah harus mampu menjadi pengendali harga, terutama untuk beras,” terang Ketut dalam keterangannya, Minggu (28/12).
Pengawasan ketat ini melibatkan sejumlah institusi penting, antara lain:
- Bapanas
- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri)
- Kementerian Pertanian (Kementan)
- Kementerian Perdagangan (Kemendag)
- Pemerintah daerah
- Perum Bulog
Menurut Ketut, hasil pemantauan yang dilakukan oleh Satgas Pengendalian Harga Beras di berbagai wilayah telah berhasil meredam lonjakan harga beras medium dan premium di sebagian besar Zona Harga Eceran Tertinggi (HET).
>