65 Personel Gabungan KRYD Polsek Cikarang Pusat Jaga Kamtibmas
Polsek Cikarang Pusat menggelar apel malam gabungan KRYD dan OKJ dengan 65 personel lintas sektor untuk menjaga stabilitas kamtibmas wilayah melalui pendekatan represif dan preventif.

Pada Sabtu malam, 18 April 2026, pukul 22.00 WIB, jajaran Polsek Cikarang Pusat di Kabupaten Bekasi menggelar apel malam gabungan patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) sekaligus Operasi Kejahatan Jalanan (OKJ). Kegiatan ini dilaksanakan di halaman Makonda Polsek Cikarang Pusat, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, sebagai upaya konkret untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya.
Tujuan dan Latar Belakang Kegiatan
Kegiatan apel malam gabungan ini diselenggarakan di tengah periode rawan aktivitas kejahatan malam hari, di mana tingkat kejadian curat, curas, dan curanmor (3C) serta aktivitas negatif lainnya cenderung meningkat. Kawasan Cikarang Pusat yang menjadi pusat industri dan perdagangan memiliki mobilitas tinggi, sehingga membutuhkan pengamanan ekstra untuk menjaga rasa aman masyarakat dan mencegah gangguan ketertiban umum.
Sinergitas Lintas Sektor dan Jumlah Personel
Sebanyak 65 personel gabungan turut dilibatkan dalam kegiatan ini, yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, serta pengaman kawasan industri seperti Lippo, Jababeka, dan Deltamas, termasuk pamong desa (pamdal) dan polisi desa. Keterlibatan berbagai instansi ini menjadi simbol kuatnya sinergitas antar lembaga dalam menjaga kondusivitas wilayah, sehingga upaya pengamanan dapat berjalan lebih efektif dan terkoordinasi.
Arahan Kepala Kepolisian Sektor Cikarang Pusat
Apel gabungan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Cikarang Pusat, AKP Elia Umboh, S.H., M.H., yang dihadiri oleh sejumlah pejabat dari Polres Metro Bekasi dan unsur terkait lainnya, seperti AKP Perida Apriani Sisera, S.I.K., M.H., dan Iptu Noto Aksoro, beserta jajaran perwira unit fungsi Polsek Cikarang Pusat. Dalam arahannya, Kapolsek menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang hadir dengan penuh kesiapsiagaan. Ia menegaskan bahwa kegiatan patroli ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk nyata pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.
"Pelaksanaan patroli gabungan ini merupakan langkah strategis untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, khususnya kejahatan jalanan seperti curat, curas, dan curanmor (3C), balap liar, hingga aksi tawuran," ujar Kapolsek Elia Umboh.
Strategi Patroli yang Diterapkan
Kapolsek juga menekankan bahwa seluruh personel harus melaksanakan tugas secara tegas, terukur, dan tetap mengedepankan pendekatan humanis sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. Beberapa strategi patroli yang diarahkan antara lain:
- Peningkatan patroli biru di area rawan kejahatan untuk meningkatkan visibilitas aparat
- Pelaksanaan patroli dialogis untuk membangun komunikasi dan kepercayaan dengan masyarakat
- Penempatan personel di titik-titik strategis (strong point) seperti jalur utama, pusat keramaian, dan kawasan industri dengan mobilitas tinggi
Selain pendekatan represif, upaya preventif juga menjadi perhatian utama, dengan mengedepankan imbauan kepada masyarakat, khususnya kalangan remaja, agar tidak terlibat dalam aktivitas negatif yang mengganggu ketertiban umum.
Komitmen dan Harapan ke Depan
Setelah pelaksanaan apel, seluruh personel langsung bergerak melaksanakan patroli gabungan secara mobile dan stasioner di sejumlah titik rawan di wilayah hukum Polsek Cikarang Pusat. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan efek preventif sekaligus meningkatkan rasa aman di tengah masyarakat, serta memperkuat kehadiran negara dalam menjaga ketertiban dan keamanan wilayah. Kapolsek juga mengingatkan pentingnya menjaga soliditas dan sinergitas antar instansi, serta menghindari tindakan yang dapat mencederai kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab kolektif, Polsek Cikarang Pusat bersama unsur terkait terus berkomitmen untuk menghadirkan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh lapisan masyarakat.