582 Calon Jemaah Haji Kabupaten Bandung: Penurunan Kuota Tahun Ini
Sebanyak 582 calon jemaah haji Kabupaten Bandung siap berangkat tahun ini, meskipun kuota haji daerah ini turun dibanding tahun sebelumnya. Kegiatan bimbingan manasik telah diadakan untuk mempersiapkan mereka melaksanakan ibadah dengan lancar.


Pada Sabtu (4/4), 582 calon jemaah haji Kabupaten Bandung mengikuti kegiatan bimbingan manasik haji tingkat kabupaten di Masjid Agung Al-Fathu. Kegiatan ini menjadi tahap awal pembekalan komprehensif bagi para calon jemaah agar dapat melaksanakan ibadah haji dengan aman, nyaman, dan meraih haji mabrur.
Apa Itu Bimbingan Manasik Haji?
Bimbingan manasik haji adalah serangkaian pelatihan yang mempersiapkan calon jemaah dengan pengetahuan tata cara pelaksanaan ibadah haji secara lengkap, mulai dari thawaf di Ka'bah, sa'i antara Safa dan Marwa, hingga wukuf di Arafah. Kegiatan ini bukan hanya pemenuhan administrasi, tetapi juga bentuk pembekalan spiritual dan sosial bagi para jemaah.
Detail Komposisi dan Tema Kegiatan Manasik
Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bandung, Dudi Suryadarma, menjelaskan bahwa para calon jemaah haji ini terdiri dari 267 orang laki-laki dan 315 orang perempuan. Rentang usia jemaah berkisar dari 14 tahun (termuda) hingga 90 tahun (tertua). Lebih lanjut, sekitar 30 persen dari total jemaah merupakan lanjut usia berusia di atas 64 tahun, sehingga kegiatan ini mengusung tema "Haji Ramah Lansia, Disabilitas dan Perempuan".
Dudi menegaskan bahwa melalui manasik, pihaknya ingin memastikan jemaah dapat melaksanakan ibadah secara mandiri, tanpa bergantung terus-menerus pada pembimbing. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mendorong kesuksesan ekonomi haji, dengan memprioritaskan penggunaan produk dalam negeri dan mendukung pelaku UMKM lokal.
"Bimbingan manasik bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan bentuk kesungguhan pemerintah dalam mengantarkan jemaah menuju kesuksesan ibadah, baik secara spiritual maupun sosial,"
jelasnya.
Ia juga berharap setelah melaksanakan ibadah haji, para jemaah dapat membawa nilai-nilai positif yang memperkuat peradaban di Kabupaten Bandung, serta mengubah perilaku ke arah yang lebih baik dalam aspek ibadah dan kehidupan sosial. Ia mengajak para jemaah untuk saling membantu dan meningkatkan kepedulian satu sama lain selama pelaksanaan ibadah, terutama bagi kelompok rentan.
Penurunan Kuota Haji Kabupaten Bandung Tahun Ini
Bupati Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna, mengucapkan selamat kepada para calon jemaah haji yang akan berangkat tahun ini. Ia mengungkapkan bahwa kuota haji untuk daerah ini mengalami penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Biasanya, Kabupaten Bandung mendapatkan sekitar 2.500 kuota jemaah per tahun, namun tahun ini jumlahnya lebih sedikit.
Dadang menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus berjuang agar kuota haji kembali ke tingkat normal di tahun-tahun mendatang. Ia juga memberikan pesan penting kepada para calon jemaah: senantiasa menjaga niat semata-mata karena Allah SWT, serta menjaga kesehatan selama menjalankan rangkaian ibadah.
"Saya titip kepada para calon jemaah haji untuk menjaga niat lillahita’ala. Semoga seluruh jemaah diberikan kesehatan, keselamatan, hingga kembali lagi ke Kabupaten Bandung dengan selamat,"
tuturnya.
Para calon jemaah haji Kabupaten Bandung akan diberangkatkan dalam beberapa tahap mendekati bulan pelaksanaan haji. Kegiatan bimbingan manasik ini diharapkan dapat membantu mereka memahami seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik, sehingga dapat melaksanakan ibadah dengan lancar dan meraih haji yang diterima Allah SWT.
Informasi Terkait
- Kemenhaj Rampungkan Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi
- Pesawat Hibah Garuda Jadi Sarana Latihan Jemaah Haji di Aceh