Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

50.000 KM! China Kini Pimpin Jaringan Kereta Cepat Terluas Dunia

Jabar · Oleh Raka Permana · · Diperbarui 2 Maret 2026

China pimpin jaringan kereta cepat terluas dunia dengan >50.000 KM! Jarak fantastis ini setara 1/5 keliling bumi, dan terus bertambah.

50.000 KM! China Kini Pimpin Jaringan Kereta Cepat Terluas Dunia

Kereta Cepat China Ukir Rekor Jarak Tempuh Terpanjang di Dunia: Lebih dari 50.000 Km

Ilustrasi kereta cepat di China

Republik Rakyat Tiongkok kembali mencatat sejarah dalam dunia transportasi modern dengan jaringan kereta cepatnya. Dengan total panjang operasional yang kini melampaui 50.000 kilometer, China mengukuhkan posisinya sebagai negara dengan jaringan kereta api tercepat dan terluas di dunia. Jarak fantastis ini bahkan setara dengan seperlima keliling bumi, sebuah pencapaian yang mengesankan dalam rekayasa infrastruktur.

Jalur Baru Xi'an–Yan'an Perkuat Dominasi

Ekspansi jaringan ini semakin ditegaskan dengan pembukaan jalur baru yang menghubungkan kota kuno Xi’an, yang terkenal dengan Situs Prajurit Terakota, dengan Yan’an di bagian utara Provinsi Shaanxi. Jalur sepanjang 299 kilometer ini tidak hanya memperpendek waktu tempuh antar-kota secara signifikan, tetapi juga mencerminkan komitmen China dalam mengembangkan konektivitas domestik.

Dengan kecepatan operasional hingga 350 km per jam, kereta C9309 yang melayani rute ini mampu menempuh perjalanan dalam waktu hanya 68 menit. Kecepatan ini bahkan melampaui kecepatan maksimum Shinkansen Jepang yang mencapai 320 km per jam, menempatkan teknologi kereta cepat China di garis depan inovasi global.

Pembukaan jalur baru ini adalah bagian dari strategi besar China untuk memperluas jangkauan transportasi, memungkinkan warganya bepergian jarak jauh dengan efisiensi waktu yang tinggi. Setiap harinya, jaringan kereta cepat China melayani perjalanan hingga 2.000 kilometer, menunjukkan kapasitas dan intensitas penggunaan yang luar biasa.

Tantangan dan Kompensasi dalam Pembangunan

Proyek infrastruktur berskala besar tentu tidak lepas dari tantangan. Saat pembangunan jalur Xi’an–Yan’an dimulai pada tahun 2020, sejumlah warga terdampak harus merelakan rumah mereka untuk keperluan relokasi. Pemerintah daerah memberikan kompensasi sebesar 5.000 yuan (sekitar USD 700) per rumah tangga sebagai bentuk dukungan bagi mereka yang terkena dampak penggusuran.

China Memimpin Inisiatif