Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

4.400 Petani Garut Dapat Asuransi Mikro Jiwa dan Kesehatan dari Jabar

Jabar · Oleh Nayla Putri ·

Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan asuransi mikro perlindungan jiwa dan kesehatan kepada 4.400 petani Kabupaten Garut untuk mengurangi risiko finansial akibat kesehatan atau kecelakaan kerja.

4.400 Petani Garut Dapat Asuransi Mikro Jiwa dan Kesehatan dari Jabar

Kabupaten Garut, provinsi Jawa Barat, baru saja melaksanakan penyerahan simbolis polis Asuransi Mikro (ASMIK) perlindungan jiwa dan kesehatan kepada 4.400 petani di wilayah tersebut. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memberikan jaminan kesejahteraan serta mengurangi beban finansial petani ketika menghadapi risiko tak terduga seperti sakit atau kecelakaan kerja.

Peran Pemerintah dalam Menjamin Kesejahteraan Petani

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa tugas utama pemerintah adalah memberikan jaminan sosial kepada masyarakat, terutama dalam hal kesehatan dan ketenagakerjaan. Ia menyatakan bahwa program ini merupakan langkah konkret untuk memberikan kepastian di tengah risiko yang tidak dapat diprediksi.

"Tugas pemerintah adalah memberikan jaminan kepada masyarakat berupa kesehatan dan ketenagakerjaan, ini adalah upaya kita untuk memberikan kepastian di tengah risiko yang tidak terduga," ujar Bupati Abdusy selama acara penyerahan polis.

Menurut Bupati, ASMIK Perlindungan Petani mencakup tiga jenis manfaat utama, yaitu jaminan kesehatan, santunan kecelakaan kerja, dan santunan meninggal dunia. Ia menambahkan bahwa perlindungan sosial harus menjadi prioritas utama pemerintah, terutama bagi pelaku usaha pertanian yang sering menghadapi risiko tinggi dalam aktivitas sehari-hari.

"Kalau ada musibah itu paling tidak ahli warisnya mendapatkan santunan," tambah Bupati.

Ia juga menyampaikan bahwa program ini tidak hanya ditujukan untuk petani, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya asuransi secara luas. Pemerintah telah menyiapkan skema lain seperti BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan untuk melindungi lebih banyak warga.

Detail Manfaat dan Cakupan Asuransi

Program ASMIK ini memberikan tiga manfaat inti yang dirancang untuk melindungi petani dan keluarga mereka dari risiko finansial:

Bupati menegaskan bahwa dengan adanya asuransi ini, petani tidak perlu lagi khawatir tentang biaya besar yang harus ditanggung ketika terjadi hal yang tidak diinginkan. Program ini merupakan bentuk pengalihan risiko kepada pihak ketiga, sehingga beban finansial masyarakat dapat dikurangi secara signifikan.

"Kita tidak pernah tahu kapan kita sakit, namun dengan adanya asuransi, kita menjual risiko tersebut kepada pihak ketiga," ujar Bupati.

Skema dan Masa Berlaku Program

Kepala Bidang Perlindungan dan Pengembangan Usaha Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Susi Suhartianti, menjelaskan bahwa program ASMIK didanai sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Perjanjian asuransi ini berlaku hingga November dan Desember 2026, dan sebelumnya sudah mencakup 4.400 petani yang saat ini dapat mengajukan klaim jika diperlukan.

"Polis berlaku sampai November dan Desember, sudah ter-'cover' tahun kemarin 4.400, sekarang tinggal klaimnya saja," ujar Susi.

Kabupaten Garut dikenal sebagai salah satu wilayah pertanian utama di Jawa Barat, dengan sebagian besar penduduk bergantung pada sektor pertanian. Oleh karena itu, program ini memiliki dampak yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat lokal, karena dapat melindungi petani dan keluarga mereka dari risiko finansial yang disebabkan oleh kesehatan atau kecelakaan kerja.

Kehadiran program asuransi mikro ini juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung sektor pertanian, yang merupakan tulang punggung ekonomi wilayah Garut. Dengan memberikan perlindungan finansial, diharapkan petani dapat lebih fokus dalam menjalankan usaha pertanian tanpa khawatir tentang risiko tak terduga, sehingga meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan secara keseluruhan.