4 Pengedar Sabu Cirebon Ditangkap: Hasil Kerja Cepat Polres Cirebon Kota
Empat pengedar sabu-sabu berhasil diamankan di Cirebon dalam operasi tiga hari. Penangkapan ini hasil kerja cepat aparat didukung informasi masyarakat, mengungkap jaringan peredaran narkotika yang meresahkan.

Pengungkapan Jaringan Sabu: Empat Tersangka Berhasil Diciduk di Cirebon
Cirebon – Aparat kepolisian di Cirebon berhasil membongkar jaringan peredaran narkotika jenis sabu-sabu melalui serangkaian operasi Kilat. Empat tersangka yang diduga kuat terlibat dalam aktivitas ilegal ini berhasil diamankan dalam rentang waktu tiga hari, menandai kesigapan petugas dalam memberantas peredaran barang haram di wilayah tersebut.
Kepala Satuan Reserse Narkoba setempat, AKP Shindi Al Afghan, mengungkapkan bahwa penangkapan ini merupakan buah dari _kerja keras_ dan penyelidikan intensif yang didasari oleh informasi berharga dari masyarakat. "Pengungkapan besar ini berlangsung antara tanggal 10 hingga 12 Januari 2026. Ini adalah hasil pengembangan informasi masyarakat yang kami tindak lanjuti secara intensif dan profesional," jelasnya pada sebuah kesempatan di Cirebon, menggarisbawahi pentingnya peran komunitas dalam upaya penegakan hukum.
Kronologi Penangkapan Berantai
Operasi pertama dilancarkan pada Sabtu, 10 Januari 2026, sekitar pukul 12.00 WIB. Petugas bergerak ke sebuah properti pribadi di Jalan Dukuh Semar, Kelurahan Kecapi, Kota Cirebon. Di lokasi tersebut, seorang pria berinisial AS berhasil diamankan atas dugaan kuat keterlibatan dalam penyalahgunaan dan peredaran sabu-sabu. Penggeledahan mendalam terhadap AS membuahkan hasil signifikan:
- Lima paket sabu-sabu dengan berat bruto total 15,44 gram
- Dua alat hisap jenis bong
- Pipet kaca
- Timbangan digital
- Sejumlah peralatan lain yang berkaitan dengan aktivitas narkotika
Kasus kedua tidak lama berselang. Pada Minggu, 11 Januari 2026, sekitar pukul 21.30 WIB, tim bergerak ke Jalan Pegajahan Mandalangan, Kelurahan Kesepuhan, Kota Cirebon. Berbekal laporan warga dan penyelidikan terselubung, aparat berhasil mengamankan seorang pria berinisial PP. Penangkapan PP ini semakin memperjelas gambaran jaringan peredaran yang beroperasi di kota udang ini. Informasi lebih lanjut mengenai barang bukti dan potensi tersangka lain dari kasus PP hingga kini masih dalam pengembangan intensif oleh pihak berwenang.
"Setiap informasi dari masyarakat sangat berarti bagi kami. Ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara kepolisian dan warga adalah kunci dalam memutus mata rantai peredaran narkoba," tambah AKP Shindi Al Afghan, menekankan komitmen mereka untuk menjaga Cirebon dari ancaman narkotika.
Dampak dan Komitmen Berkelanjutan
Keberhasilan pengungkapan ini bukan hanya sekadar penangkapan individu, melainkan juga sebuah pesan tegas bagi para pelaku tindak pidana narkotika bahwa Cirebon tidak akan mentolerir aktivitas mereka. Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus meningkatkan patroli dan intelijen guna mengidentifikasi serta menindak tegas setiap upaya peredaran narkotika. Masyarakat diimbau untuk terus proaktif memberikan informasi apabila menemukan indikasi kejahatan serupa. Untuk informasi lebih lanjut mengenai upaya pemberantasan narkotika, Anda dapat mengunjungi situs resmi Kepolisian Republik Indonesia.
Penangkapan empat pengedar sabu-sabu ini menjadi bukti nyata keseriusan aparat dalam menjaga keamanan dan kesehatan masyarakat Cirebon dari bahaya narkotika, sekaligus menunjukkan efektivitas tindakan cepat tanggap yang didukung oleh informasi akurat dari masyarakat.