386 Siswa Baru SMP Negeri 2 Depok Jalani MPLS, Siap Transisi dari SD Menuju jenjang SMP
386 siswa baru SMP Negeri 2 Depok menjalani MPLS untuk transisi dari SD ke jenjang SMP. Sekolah targetkan jadi sekolah unggulan akademik.
DEPOK – Kehidupan akademik baru bagi ratusan siswa baru di Kota Depok resmi dimulai. SMP Negeri 2 Depok telah menyelesaikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 dan melanjutkan dengan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang diselenggarakan pada Senin (13/7/2026) di sekolah located at Jalan Bangau Raya No. 246, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas.
MPLS sebagai Gerbang Transisi dari SD ke jenjang SMP
MPLS menjadi tahap krusial dalam membantu proses adaptasi siswa dari jenjang sekolah dasar menuju pendidikan menengah pertama. Kegiatan ini dibuka dengan upacara yang diikuti seluruh siswa baru kelas VII, menandai dimulainya perjalanan baru mereka di lingkungan SMP.
Baca Juga: Kejari Purwakarta Tahan Tiga Tersangka Penyalagunaan Kredit Bank BUMN Senilai Rp 3,4 Miliar
Kepala SMP Negeri 2 Depok, Sumarno, M.Pd, menegaskan bahwa MPLS dirancang untuk memperkenalkan lingkungan sekolah, budaya belajar, serta tata tertib yang berlaku di satuan pendidikan tersebut.
"Tujuan MPLS adalah memperkenalkan kehidupan baru bagi peserta didik kelas VII. Mereka perlu memahami budaya belajar di satuan pendidikan ini sehingga dapat beradaptasi dengan baik dan siap mengikuti proses pembelajaran," tutur Sumarno.
Kuota dan Realitas Pendaftaran Siswa Baru
Pada tahun ajaran 2026/2027, sekolah menyediakan kuota sebanyak 396 siswa yang terbagi dalam 11 rombongan belajar dengan masing-masing berisi 36 siswa. Setelah proses daftar ulang rampung, jumlah peserta didik yang resmi bergabung menjadi 386 siswa.
Baca Juga: Damkar Kuningan Evakuasi Ular Kobra 1 Meter dari Rumah Guru Ngaji
Sebanyak 10 calon siswa tidak menyelesaikan proses daftar ulang karena memilih melanjutkan pendidikan di sekolah lain yang menjadi pilihan mereka dan keluarga.
Peran Strategis Orang Tua dalam mendukung Keberhasilan Anak
Dalam sambutnnya kepada para orang tua, Sumarno mengajak seluruh wali murid untuk berperan aktif dalam mendukung proses pendidikan anak selama menempuh pendidikan di SMP Negeri 2 Depok.
salah satu pendekatannya adalah melalui pola belajar 5-2-1 yang menjadi budaya akademik khas SMP Negeri 2 Depok. Sumarno menekankan bahwa sinergi antara sekolah dan keluarga sangat penting untuk keberhasilan pendidikan anak di jenjang menengah pertama.
Target Sekolah Unggulan Akademik
Sumarno mengungkapkan harapan agar SMP Negeri 2 Depok mampu mempertahankan serta meningkatkan reputasinya sebagai sekolah unggulan di bidang akademik.
"Kami ingin mewujudkan target sebagai sekolah unggulan akademik dengan bekerja keras dan bekerja bersama. Harapannya, lulusan SMP Negeri 2 Depok dapat melanjutkan pendidikan ke sekolah-sekolah unggulan sesuai cita-cita mereka," ucap orang nomor satu di sekolah tersebut.
Antusiasme Wali Murid terhadap Penerimaan Siswa Baru
Salah seorang wali murid mengaku bangga karena putra-putrinya berhasil diterima di SMP Negeri 2 Depok. Ia berharap selama masa belajar, anak-anaknya dapat berkembang secara optimal, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.
"Seluruh rangkaian kegiatan MPLS berjalan lancar. Kami bangga anak kami bisa diterima di SMP Negeri 2 Depok. Semoga selama belajar di sini, anak-anak dapat berkembang, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik, serta meraih berbagai prestasi," katanya.
Ia juga berharap sekolah terus mempertahankan predikatnya sebagai lembaga pendidikan menengah pertama yang berkualitas dan mampu mencetak generasi yang berprestasi serta berkarakter mulia.
Komitmen Sekolah untuk Lingkungan Belajar Berkualitas
Melalui pelaksanaan MPLS ini, SMP Negeri 2 Depok menegaskan komitmennya untuk menyediakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berkualitas. Hal ini menjadi bekal penting bagi seluruh peserta didik baru dalam menjalani perjalanan pendidikan di sekolah tersebut hingga lulus dan melanjutkan ke jenjang lebih tinggi.