350 Personnel Patroli Gabungan Jaga Bandung Saat Libur Sekolah
Kota Bandung intensifikasi patroli gabungan selama libur sekolah dengan 350 personel dan 100 kendaraan, dibagi tiga zona untuk jaga keamanan.

Kota Bandung mengintensifkan patroli gabungan malam hari di seluruh wilayahnya selama masa libur sekolah. Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat mengingat meningkatnya kunjungan wisatawan ke Kota Kembang.
Peningkatan Kewaspadaan Menjelang Libur Sekolah
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyatakan bahwa pemerintah kota telah mempersiapkan diri menghadapi lonjakan wisatawan selama periode liburan. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan untuk memastikan keamanan seluruh warga maupun pengunjung.
"Kita telah memasuki masa di saat Kota Bandung akan menerima lebih banyak tamu dan wisatawan. Karena itu, kita harus meningkatkan kewaspadaan dan keamanan," tegas Farhan.
Struktur Patroli Tiga Zona untuk Cakupan Optimal
Patroli gabungan ini melibatkan sekitar 350 personel dengan dukungan sekitar 100 kendaraan operasional roda dua dan roda empat. Seluruh personel dibagi ke dalam tiga zona patroli guna menjangkau seluruh wilayah Kota Bandung secara optimal.
Berikut pembagian zona patroli:
- Zona Timur
- Zona Barat
- Zona Tengah
Pembagian ini dirancang untuk memastikan tidak ada area yang terlewat selama patroli berlangsung, sehingga respons terhadap potensi gangguan keamanan dapat dilakukan dengan cepat.
Kolaborasi Antar-Unsur Pemerintah dan Aparat Keamanan
Patroli gabungan melibatkan berbagai unsur Pemerintah Kota Bandung yang bekerja sama secara sinergis dengan TNI dan Polri. Unsur-unsur yang terlibat meliputi:
- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)
- Dinas Perhubungan
- Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol)
- Para camat
- Unsur kewilayahan
Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Farhan menegaskan bahwa keberadaan aparat di lapangan merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap keselamatan warganya.
Pendekatan Preventif dan Perlindungan Anak
Kepala Polrestabes Bandung, Kommisaris Besar Pol Dedi Supriyadi, menjelaskan bahwa patroli ini bersifat preventif dengan tujuan utama mencegah bertemunya niat dan kesempatan yang dapat menimbulkan tindak kejahatan maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Pada prinsipnya, kegiatan patroli ini bersifat preventif. Tujuannya adalah untuk mencegah bertemunya niat dan kesempatan yang dapat menimbulkan tindak kejahatan," jelas Dedi.
Bagi pelaku tindak pidana, aparat akan melakukan penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Namun, bagi pelaku yang masih berusia anak atau remaja, pendekatan pembinaan dan perlindungan menjadi prioritas utama.
Dampak Positif bagi Pariwisata Kota Bandung
Langkah ini memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata Kota Bandung. Dengan adanya patroli gabungan, wisatawan dan masyarakat dapat merasa lebih aman dan nyaman selama berada di kota ini.
Patroli gabungan ini juga merupakan bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan yang kerap meningkat selama masa libur sekolah, mengingat banyak masyarakat yang memanfaatkan waktu liburan untuk berwisata ke Kota Bandung.