2.403 Gempa Susulan Guncang Flores Setelah M7,7, 24 Kali di Atas Magnitudo 5,0
BMKG mencatat 2.403 gempa susulan di Flores setelah M7,7, dengan 24 gempa di atas magnitudo 5,0 dan 72 dirasakan warga. Zona Flores Back-Arc masih aktif.

Gempa susulan masih membayangi perayaan kemerdekaan di Flores, Nusa Tenggara Timur. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sudah 2.403 kali getaran susulan terjadi setelah gempa utama bermagnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026.
Pantauan hingga malam 18 Agustus menunjukkan rentang kekuatan yang luas. Gempa susulan tercatat mulai dari magnitudo 1,3 hingga 6,2. Dari seluruh aktivitas seismik itu, 24 di antaranya memiliki magnitudo di atas 5,0. Sementara itu, 72 gempa susulan dirasakan langsung oleh masyarakat di Flores dan sekitarnya.
Seluruh aktivitas ini berlangsung di zona tektonik Flores Back-Arc. Zona ini secara geologis memang rentan terhadap akumulasi tekanan tektonik yang释放 secara bertahap melalui serangkaian gempa susulan.
Di masa-masa menjelang perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, suasana di Flores tak bisa sepenuhnya bergabung dengan euforia nasional. Bagi warga yang kehilangan rumah atau mengungsi, momen kemerdekaan terasa berbeda.
"Masyarakat yang terdampak diminta tidak menempati bangunan yang mengalami retakan struktural atau dinilai tidak aman," bunyi imbauan BMKG, sebagaimana diberitakan.
Bangunan yang telah retak memiliki risiko lebih tinggi ketika kembali diguncang gempa susulan berikutnya. Kondisi ini menjadi perhatian khusus karena banyak warga yang memilih kembali ke rumah mereka meski belum ada penilaian keselamatan terhadap struktur bangunan.
Baca Juga: Gudang Peralatan di Katapang Terbakar 4 Jam 28 Menit, Aktivitas Pabrik Sekitar Terdampak
BNPB melaporkan kerusakan infrastruktur di beberapa kabupaten di Flores. Rumah ibadah, sekolah, dan bangunan pemerintahan menjadi bagian dari infrastruktur yang terdampak. Proses pendataan masih berlangsung hingga berita ini diturunkan.
Di Bandung, ratusan warga NTT yang menetap di asrama masih mengalami kendala komunikasi dengan keluarga mereka di Flores. Beberapa di antara mereka belum bisa memperoleh kabar langsung tentang kondisi rumah dan kerabat di lokasi terdampak.
BMKG terus memantau aktivitas seismik di Flores. Masyarakat diimbau untuk tidak mempercayai informasi tentang gempa yang belum terverifikasi dan hanya mengikuti perkembangan dari sumber resmi.