Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

2.000 Kendaraan/Jam! Puncak Bogor di Jabar Padat, Ini Kata Kapolda

Jabar · Oleh Nayla Putri · · Diperbarui 2 Maret 2026

Puncak Bogor padat! 2.000 kendaraan/jam serbu kawasan ini jelang akhir tahun. Kapolda Jabar sampaikan lonjakan volume sudah terjadi sejak pertengahan Desember.

2.000 Kendaraan/Jam! Puncak Bogor di Jabar Padat, Ini Kata Kapolda

Volume Kendaraan Menuju Puncak Membeludak, Sentuh Dua Ribu Per Jam

Bogor, Jawa Barat – Arus kendaraan yang mengarah ke kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mencatatkan peningkatan signifikan. Tercatat, hingga Jumat (26/12) siang, jumlah kendaraan telah mencapai sekitar 15.000 unit, dengan rata-rata pergerakan lalu lintas mencapai sekitar 2.000 kendaraan setiap jam.

Peningkatan Arus Sejak Pertengahan Desember

Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, mengungkapkan bahwa lonjakan volume kendaraan ini telah terdeteksi sejak 20 Desember 2025. Perekaman data ini didasarkan pada pantauan jajaran kepolisian yang bertugas di Pos Polisi Gadog, titik krusial sebelum memasuki kawasan Puncak.

"Hingga siang hari ini, jumlah kendaraan yang masuk kawasan Puncak sudah sekitar 15 ribu, dengan pergerakan rata-rata kurang lebih dua ribu kendaraan setiap jam," jelas Irjen Pol Rudi Setiawan saat melakukan peninjauan langsung di Pospol Gadog pada Jumat siang.

Dominasi Kendaraan dari Jakarta dan Sekitarnya

Kepadatan lalu lintas ini didominasi oleh kendaraan pribadi yang berasal dari wilayah Jakarta dan berbagai daerah lain. Mayoritas dari mereka adalah wisatawan yang berniat menghabiskan waktu, baik untuk kunjungan singkat maupun menginap di berbagai akomodasi yang tersedia di kawasan Puncak.

Menurut Irjen Pol Rudi, tingginya mobilitas masyarakat dalam rangka libur akhir tahun menjadi faktor utama pemicu kemacetan di jalur wisata populer ini. Puncak memang selalu menjadi destinasi favorit saat musim liburan tiba, menarik perhatian banyak keluarga dan individu untuk berlibur.

Antisipasi Kemacetan dengan Rekayasa Lalu Lintas

Untuk mengantisipasi dan mengurai kemacetan parah yang mungkin terjadi, Kepolisian Daerah Jawa Barat bersama Kepolisian Resor Bogor telah menyiapkan dan menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional. Salah satu strategi utama yang digunakan adalah pemberlakuan sistem buka-tutup jalur, yang disesuaikan dengan kondisi aktual di lapangan.

"Apabila terjadi kepadatan, kami akan melakukan buka-tutup arus lalu lintas dengan melihat tingkat kepadatan dan situasi aktual," tegasnya. Kebijakan ini diberlakukan demi menjaga kelancaran arus lalu lintas dan memastikan keamanan serta kenyamanan para pengguna jalan, meskipun tetap ada potensi antrean panjang di beberapa titik krusial.