20 Tahun TCC Tasikmalaya: Konservasi Karst dan Pendidikan Speleologi
Komunitas TCC Tasikmalaya merayakan 20 tahun berdiri dengan pelatihan speleologi, buka puasa, dan gathering untuk konservasi karst serta pengembangan penelusuran gua di Jawa Barat.

Komunitas pecinta penelusuran gua Tasikmalaya Caving Community (TCC) baru saja merayakan 20 tahun perjalanan dedikasinya dalam eksplorasi, edukasi, dan konservasi kawasan karst di wilayah Kota Tasikmalaya dan sekitarnya. Acara peringatan HUT ke-20 TCC dilaksanakan pada Minggu, 6 Maret 2026, di Sekretariat TCC Kecamatan Mangkubumi, Jawa Barat.
Kegiatan Inti Perayaan HUT ke-20
Perayaan ini diisi dengan rangkaian kegiatan yang menggabungkan silaturahmi, pendidikan, dan aksi konservasi. Salah satu kegiatan utama adalah buka puasa bersama, yang diadakan di bulan Ramadhan sebagai ajang mempererat kebersamaan antaranggota. Selain itu, komunitas menyelenggarakan pelatihan dasar speleologi bagi anggota baru, yang mencakup:
- Pengenalan peralatan vertikal untuk penelusuran gua
- Teknik keselamatan standar dalam eksplorasi gua
- Etika konservasi lingkungan gua dan kawasan karst
Selain pelatihan, acara juga diadakan gathering komunitas yang dihadiri oleh aktivis pencinta alam dari berbagai organisasi, mulai dari siswa pencinta alam (Sispala), mahasiswa pencinta alam (Mapala), hingga komunitas pencinta alam umum di wilayah Tasikmalaya. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan mengenai dunia speleologi antaranggota dan pegiat alam bebas lainnya.
Kepemimpinan TCC Sepanjang Dua Dekade
Sejak didirikan pada 11 Maret 2006, TCC telah dipimpin oleh sejumlah figur yang membawa arah perkembangan komunitas:
- Fahmi Rijal (2006–2007)
- Eris Krismayanto (2007–2009)
- Fajar Utama (2009–2015)
- Ruiyana (2015–2025)
- Bambang Fitrah (2025–sekarang)
Setiap periode kepemimpinan berfokus pada pengembangan kegiatan eksplorasi gua yang aman, beretika, serta peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan ekosistem gua dan kawasan karst.
Pernyataan Ketua Panitia
Dalam sambutannya, Cepi Sandra Wijaya selaku ketua panitia kegiatan HUT ke-20 TCC menekankan komitmen komunitas untuk konsisten menjaga kelestarian lingkungan karst. Ia menyatakan:
"Selama 20 tahun TCC berdiri, kami berupaya konsisten mengembangkan kegiatan penelusuran gua yang aman, beretika, serta turut menjaga kelestarian lingkungan karst."
Cepi menambahkan bahwa perayaan ini juga bertujuan untuk memperkuat jaringan antarpegiat alam bebas di wilayah Tasikmalaya, sehingga dapat bekerja sama dalam meningkatkan standar keselamatan dan kelestarian ekosistem gua di Jawa Barat.
Visi dan Masa Depan TCC
Melalui peringatan dua dekade ini, Tasikmalaya Caving Community berharap dapat terus berkontribusi dalam pengembangan kegiatan penelusuran gua di Jawa Barat. Komunitas juga berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem gua dan kawasan karst, yang memiliki nilai ilmiah, ekologis, dan edukatif yang tinggi.
Kegiatan gathering juga digunakan sebagai sarana untuk merencanakan program kegiatan komunitas ke depan, termasuk ekspedisi gua baru, pelatihan lanjutan untuk anggota, dan kampanye konservasi kawasan karst di wilayah Tasikmalaya. Dengan kegiatan ini, TCC berharap dapat mencetak lebih banyak generasi penelusur gua yang bertanggung jawab dan peduli terhadap lingkungan.