Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

16 Traktor Baru Dorong Produksi Pertanian Sumedang di 26 Kecamatan

Jabar · Oleh · · Diperbarui 23 Agustus 2026

DPKP Sumedang salurkan 16 traktor alsintan dari PIK 2025 untuk 26 kecamatan lumbung pangan. Program mekanisasi ini diharapkan dongkrak produksi pertanian dan kesejahteraan petani.

16 Traktor Baru Dorong Produksi Pertanian Sumedang di 26 Kecamatan

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Sumedang resmi menyalurkan 16 unit traktor kepada kelompok tani sebagai langkah strategis meningkatkan mekanisasi pertanian di wilayah ini. Bantuan ini bersumber dari Pagu Indikatif Kewilayahan (PIK) Tahun 2025 dan menjadi bagian dariprogram penguatan sektor pertanian di 26 kecamatan.

Program Alsintan Tahap Awal untuk Lumbung Padi

Kepala DPKP Kabupaten Sumedang, Tono Suhartono, menjelaskan bahwa penyerahan traktor ini merupakan tahap awal dari program bantuan alat dan mesin pertanian yang akan berlanjut secara bertahap ke wilayah prioritas lainnya.

Baca Juga: Peringatan Maulid Nabi di Bekasi Jadi Momen Para Pemimpin elected Ajak Warga Bangun Fondasi Moral

"Pada kesempatan ini kami menyerahkan bantuan hand tractor kepada beberapa desa yang dananya bersumber dari Pagu Indikatif Kewilayahan Tahun 2025. Saat ini baru diserahkan 16 unit traktor," jelas Tono.

Bantuan alsintan ini diprioritaskan bagi wilayah lumbung pangan dan sentra produksi padi sebagai upaya memperkuat sektor pertanian di seluruh kecamatan.

Keempat Kecamatan Utama Penghasil Padi

Kabupaten Sumedang memiliki potensi pertanian yang besar dengan luas lahan sawah mencapai 31.166 hektare dan lahan perkebunan sekitar 4.500 hektare yang tersebar di 26 kecamatan.

Baca Juga: Pria 46 Tahun Diamankan Polisi Usai Minta Rp50 Ribu ke Wisatawan dengan Kedok Saredona di Talaga Bodas

Wilayah sentra produksi padi utama meliputi:

Keempat wilayah ini menjadi target utama distribusi traktor untuk memaksimalkan hasil panen.

Penguatan Mekanisasi Pasca-Bantuan Ujungjaya

Sebelum penyerahan 16 unit hand traktor ini, DPKP Sumedang telah menyalurkan bantuan alsintan di Kecamatan Ujungjaya yang terdiri dari:

Total bantuan sebelumnya mencapai 30 unit alsintan untuk mendukung produktivitas petani di wilayah tersebut.

Efisiensi Mekanisasi untuk Dongkrak Hasil Panen

Penggunaan hand traktor diharapkan dapat mempercepat proses pengolahan lahan secara signifikan. Dengan mekanisasi pertanian, petani mampu meningkatkan efisiensi kerja sekaligus mendongkrak hasil produksi pertanian secara keseluruhan.

"Mudah-masing traktor ini menjadi upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan produksi pertanian dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah Kabupaten Sumedang," harap Tono.

Kombinasi Alsintan dan Infrastruktur Irigasi

Selain distribusi alsintan, DPKP Sumedang juga terus memperkuat infrastruktur penunjang pertanian, terutama jaringan irigasi di berbagai kawasan pertanian. Kombinasi bantuan mekanisasi dan peningkatan infrastruktur irigasi diharapkan dapat:

Potensi Komoditas Unggulan Sumedang

Di luar komoditas padi, Sumedang juga mengembangkan produk hortikultura berkualitas tinggi. Mangga gedong ginci menjadi primadona yang banyak dikembangkan di wilayah Tomo dan Jatigede.

Dengan luas wilayah mencapai sekitar 150.000 hektare yang didominasi sektor kehutanan dan pertanian, Sumedang terus bertransformasi menjadi kabupaten produktif di sektor pangan Jawa Barat.