16 Kesepakatan Baru Indonesia-India: BrahMos hingga Candi Prambanan
Prabowo dan Modi tandatangani 16 dokumen kerja sama strategis. BrahMos, mineral kritis, patungan baja Krakatau Steel-SAIL, kesehatan, dan konservasi Candi Prambanan.

Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi menandatangani 16 dokumen kerja sama strategis dalam pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta. "Ini menunjukkan kedalaman hubungan dan komitmen kuat kedua negara,"ujar jubir pemerintah Indonesia. Kesepakatan mencakup pertahanan, mineral kritis, kesehatan, dan konservasi budaya.
Luas Ruang Kerja Sama Bilateral
Dengan 16 dokumen yang diteken, kerja sama Indonesia dan India mencakup spectrum luas sektor strategis. Kedua negara tidak hanya mempererat hubungan bilateral, tetapi juga membangun fondasi kemitraan jangka panjang yang adaptif terhadap dinamika geopolitik global.
Baca Juga: 29 Kelas SMPN 2 Ngamprah Rusak, Ratusan Siswa Bandung Barat Masih Belajar di Ruang Tidak Layak
Pertahanan: BrahMos dan Modernisasi Alutsista
- Pengadaan sistem pertahanan BrahMos dari BrahMos Aerospace kepada Kementerian Pertahanan Republik Indonesia
- Pengadaan rudal udara-ke-udara (air-to-air missile) antara Bharat Dynamics Limited (BDL) dan Indonesia
- Perpanjangan protokol keamanan maritim dan keamanan strategis untuk memperkuat stabilitas kawasan Indo-Pasifik
Kesepakatan pertahanan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kapabilitas alutsista Indonesia sekaligus memperdalam koordinasi keamanan maritim di kawasan strategis.
Baca Juga: Pemkab Bandung Perbaiki Jalan 3 Km di Perbatasan Bandung-Bandung Barat Sebelum Akhir 2026
Ekonomi: Patungan Baja dan Mineral Kritis
- Patungan usaha Steel Authority of India Limited (SAIL) dan PT Krakatau Steel untuk produksi baja
- Nota kesepahaman pengembangan mineral kritis antara NFTDC, Midwest Advanced Materials Pvt Ltd, dan PT Perusahaan Mineral Nasional
Kemitraan ini menjawab kebutuhan global terhadap mineral strategis seperti nikel dan kobal yang menjadi rantai pasok industri teknologi dan energi.
Kesehatan, Pertanian, dan Riset
Di sektor kesehatan, kedua negara menyepakati:
- Perjanjian teknis tenaga kesehatan untuk penguatan kolaborasi pengembangan SDM kesehatan
- Nota kesepahaman produk farmasi untuk memperkuat industri obat-obatan
Sektor lain yang menjadi fokus kerja sama:
- Pertanian: nota kesepahaman untuk peningkatan produktivitas dan ketahanan pangan
- Riset dan inovasi: kolaborasi penelitian antara lembaga riset kedua negara
- Telekomunikasi dan transformasi digital: pengembangan teknologi informasi, komunikasi, dan layanan digital
Konservasi dan Kebencanaan
Komitmen kedua negara tidak hanya terbatas pada sektor ekonomi dan teknologi:
- Konservasi Candi Prambanan di Yogyakarta melalui Letter of Intent dari India, mempererat hubungan historis kedua negara
- Manajemen penanggulangan bencana melalui pertukaran pengalaman, teknologi, dan peningkatan kapasitas
Membangun Kemitraan Strategis Masa Depan
Pertemuan Prabowo-Modi menegaskan bahwa hubungan Indonesia-India tidak sekadar kerja sama bilateral jangka pendek, melainkan diarahkan untuk kemitraan jangka panjang yang adaptif terhadap tantangan global. Dengan kolaborasi di pertahanan, ekonomi, kesehatan, hingga kebudayaan, kedua negara memperkuat posisinya sebagai mitra strategis di kawasan Indo-Pasifik.