11 Kasus Kebakaran di Depok Sepekan Maret 2026: Penyebab dan Data
DPKP Kota Depok mencatat 11 kasus kebakaran dan 64 operasi penyelamatan non-kebakaran selama 17-24 Maret 2026, dengan penyebab utama arus pendek listrik, kebocoran gas, dan puntung rokok akibat kelalaian.

Sebanyak 11 kasus kebakaran dengan kerugian material signifikan tercatat di Kota Depok, Jawa Barat, selama periode 17 hingga 24 Maret 2026. Data ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Pengendalian Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, Tessy Haryati, dalam wawancara pada Jumat, 27 Maret 2026.
Detail Jumlah Kasus Selama Sepekan
Selain 11 kasus kebakaran, DPKP Kota Depok juga menangani 64 operasi penyelamatan non-kebakaran selama periode yang sama. Angka ini menunjukkan bahwa penanganan insiden non-kebakaran mendominasi aktivitas petugas di lapangan selama satu minggu terakhir.
Penyebab Umum Kebakaran yang Terjadi
Menurut Tessy, tiga faktor utama menjadi penyebab kebakaran selama periode ini:
- Arus pendek listrik: Kerusakan atau pemasangan instalasi listrik yang tidak sesuai standar
- Kebocoran gas LPG: Sering terjadi di dapur rumah tangga akibat kelalaian dalam memeriksa selang atau katup gas
- Puntung rokok: Kelalaian membuang puntung rokok yang belum padam, terutama di area dekat bahan mudah terbakar
Jenis Operasi Penyelamatan Non-Kebakaran
Dari 64 operasi penyelamatan, sebagian besar ditujukan untuk evakuasi hewan liar yang masuk ke permukiman warga. Berikut rincian operasi penyelamatan selama periode tersebut:
- Evakuasi ular: 18 kasus
- Evakuasi biawak: 13 kasus
- Evakuasi kucing: 5 kasus
- Kasus kunci kendaraan tertinggal di dalam mobil atau motor: 7 kasus
- Anak terkunci di dalam rumah: 2 kasus
- Orang tercebur sumur: 1 kasus
- Evakuasi lansia yang terjatuh dari lantai dua rumah: 1 kasus
- Evakuasi sarang tawon: 7 kasus
Selain insiden di atas, petugas DPKP juga menangani berbagai kasus lain seperti pohon tumbang, banjir, penyemprotan pascabanjir, serta kasus unik seperti jari tersangkut di gayung dan cincin yang tidak bisa dilepas tanpa alat khusus.
"Tingginya angka kejadian non-kebakaran menunjukkan peran DPKP tidak hanya dalam penanggulangan kebakaran, tetapi juga sebagai layanan penyelamatan bagi masyarakat secara luas," ujar Tessy.
Melalui data yang dirilis, DPKP Kota Depok juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap faktor penyebab kebakaran di lingkungan rumah tangga. Pemeriksaan rutin instalasi listrik, penutupan katup gas setelah digunakan, dan pembuangan puntung rokok dengan benar adalah langkah sederhana yang dapat mencegah terjadinya insiden serupa di masa depan.