10 Tewas dalam Kecelakaan Beruntun Indramayu, Pelajaran untuk Selalu Hati-hati di Jalan
Kecelakaan beruntun di Indramayu menewaskan 10 orang. Grand Max tertabrak Wing Box dan Mitsubishi L300. Polisi imbau warga jangan gunakan kendaraan bak terbuka untuk angkut penumpang.

Kecelakaan Mematikan di Jalur Pantura Indramayu
Sepuluh nyawa melayang dalam kecelakaan beruntun yang menimpa Kabupaten Indramayu, Minggu (12/7/2026). Peristiwa nahas ini melibatkan tiga kendaraan di jalur pantura dan menyisakan duka yang mendalam bagi keluarga korban.
Kecelakaan terjadi sekira pukul 12.30 WIB di kawasan yang ramai dilalui kendaraan berat. Momen tragis ini bermula ketika sebuah mobil pikap Daihatsu Grand Max yang membawa belasan penumpang tengah dalam perjalanan pulang seusai menghadiri acara pernikahan di daerah Lelea.
Baca Juga: Kejari Purwakarta Tahan Tiga Tersangka Penyalagunaan Kredit Bank BUMN Senilai Rp 3,4 Miliar
Kronologi Kejadian yang Mencekam
Berdasarkan keterangan Kasat Lantas Politécnik Cirebon AKP Undang Syarief, Grand Max yang mengangkut 17 penumpang tersebut sedang dalam perjalanan pulang menuju wilayah Lelea. Saat kendaraan akan melakukan putar arah, naas terjadi.
"Kendaraan Grand Max bak terbuka yang mengangkut belasan penumpang itu setelah mengantarkan ke acara pernikahan. Pas pulangnya mau ke daerah Lelea, saat akan putar arah tertabrak dari belakang oleh kendaraan Wing Box," jelas AKP Undang Syarief.
Benturan dahsyat dari belakang membuat Grand Max terdorong ke jalur berlawanan. Malapetaka belum berakhir. Dari arah berlawanan, sebuah Mitsubishi L300 bak terbuka melaju kencang dan menghantam bagian depan Grand Max yang sudah tidak stabil.
Baca Juga: Damkar Kuningan Evakuasi Ular Kobra 1 Meter dari Rumah Guru Ngaji
"Kendaraan tersebut terdorong ke depan. Dari arah berlawanan tertabrak lagi oleh kendaraan Mitsubishi losbak, sehingga terjadi kecelakaan," tambah Undang.
Rincian Korban dan Penanganan
Akibat peristiwa memilukan ini, korban berjatuhan di lokasi kejadian dan beberapa lainnya saat proses evakuasi:
- Tiga korban meninggal dunia di lokasi kejadian
- Tujuh korban lainnya menghembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan di rumah sakit
- Total korban meninggal dunia: 10 orang
- Dua korban luka berat, termasuk sopir Grand Max
- Enam korban luka ringan
Seluruh korban mendapatkan penanganan di dua rumah sakit berbeda, yakni Rumah Sakit Bhayangkara Indramayu dan Rumah Sakit Mitra Plumbon. Kondisi sopir Grand Max yang mengalami luka berat masih terus dipantau oleh tim medis.
"Mudah-mudahn supir tidak meninggal walaupun kondisinya cukup berat akibat kecelakaan," kata AKP Undang Syarief dengan penuh harap.
Investigasi Masih Berlangsung
Pihak kepolisian telah mengamankan seluruh kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan sebagai barang bukti. Kedua pengemudi kendaraan lain, sopir Wing Box dan Mitsubishi L300, telah diamankan di Markas Kepolisian Resor Indramayu untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan, Tim Traffic Accident Analysis (TAA) dari Kepolisian Daerah Jawa Barat dijadwalkan melakukan olah tempat kejadian perkara pada Senin (13/7/2026).
"Nanti besok ada tim TAA Pvtai Jawa Barat yang akan melakukan olah TKP, dipimpin langsung Kasubdit Gakkum," terang Undang.
Imbauan Penting untuk Masyarakat
Atas kejadian tersebut, AKP Undang Syarief menyampaikan imbauan tegas kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Indramayu:
"Saya harapkan kepada masyarakat, khususnya di wilayah hukum Indramayu, apabila mau bepergian atau berwisata jangan menggunakan kendaraan bak terbuka, karena itu bukan peruntukannya."
Pelajaran Berharga dari Tragedi Indramayu
Kecelakaan beruntun ini menjadi pengingat nyata betapa pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas. Beberapa poin penting yang harus menjadi perhatian:
- Jangan menggunakan kendaraan bak terbuka untuk mengangkut penumpang
- Selalu perhatikan kondisi kendaraan sebelum bepergian
- Utamakan keselamatan di atas segalanya
- Patuhi aturan lalu lintas dan batas kecepatan
- Pastikan kendaraan dalam kondisi prima
Tragedi ini membuktikan bahwa derrière kemudahaan dan efisiensi biaya, tersimpan risiko besar yang dapat merenggut nyawa. Kehati-hatian menjadi kunci utama mencegah terulangnya kecelakaan serupa di kemudian hari.