Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

runners-up yang Menjelma Jadi Juara di Turnamen Soccer League U-15

Bandung · Oleh · · Diperbarui 26 Agustus 2026

Goal Aksis Bandung bertransformasi dari runner up menjadi juara nasional HPSL U-15 lewat adu penalti dramatis. Hasil kerja keras dan latihan intensif selama sebulan.

runners-up yang Menjelma Jadi Juara di Turnamen Soccer League U-15

Kompetisi Hydroplus Soccer League (HPSL) All-Star 2025-2026 kategori U-15 resmi menemukan kampiunnya. Goal Aksis, tim asal Bandung, sukses mengakhiri perjalanannya sebagai pasukan juara setelah menundukkan Cipta Cendikia Football Academy (CCFA) Bogor melalui adu penalti 4-3 di Supersoccer Arena, Kudus, Minggu (13/7).

Perjalanan dari Runner Up Menuju Titel juara

Jalur menuju podium tidak datar. Di seri regional Bandung, Goal Aksis harus mengakui keunggulan lawan dan puas menjadi runner up. Namun di putaran nasional All-Stars, tim menunjukkan konsistensi yang meningkat dari laga ke laga.

Baca Juga: Pengacara Ade Kuswara Minta Majelis Hakim Bebaskan Kliennya dari Dakwaan Suap

Pelatih Goal Aksis Budi Sufarlan menilai pencapaian ini sebagai buah dari proses pembinaan panjang yang telah dijani.

«Pesan saya kepada anak-anak, kalau mau berusaha, bekerja keras, dan mengiringinya dengan doa, hasil akan datang. Percaya proses itu penting,» ucapan Budi.

Perubahan Mental jadi Kunci

Budi melihat pergeseran terbesar pada diri anak asuhnya bukan sekadar dari sisi permainan, tetapi juga kedewasaa mental.

Baca Juga: Pemkot Bandung Relokasi SDN 026 Bojongloa ke Kawasan Cibaduyut dengan Gedung Lebih Luas

«Mereka sekarang jauh lebih tenang. Kalau ada temannya gugup, yang lain membantu menenangkan. Mereka saling percaya dan percaya pada kemampuan sendiri,» jelas Budi.

Para pemain muda itu sekarang menunjukkan kemampuan untuk saling menguatkan ketika berada di bawah tekanan, sesuatu yang sulit ditemukan di tingkat usia mereka.

Filosofi Pelatihan Holistik

Keberhasilan Goal Aksis dibangun melalui pendekatan pembinaan yang tidak biasa. Mereka menggunakan metode Long-Term Athlete Development (LTAD) dipadukan dengan sport science, psikologi olahraga, gizi, hingga edukasi kepada orang tua.

Kami menggabungkan ilmu dengan kondisi nyata di lapangan. Ada pengukuran fisik, teknik, psikologi, nutrisi, bahkan parenting. Anak berkembang bukan hanya karena dirinya sendiri, melainkan juga karena dukungan keluarga, jelas Budi.

Harapan Menuju Kompetisi Lebih Besar

Prestasi ini membuka peluang bagi sejumlah pemain Goal Aksis untuk mengikuti pemusatan latihan menuju Srikandi Merdeka Cup.

«Mereka menunjukkan perkembangan yang sangat baik. Kalau dibandingkan dengan pemain dari tim lain, mereka pantas diberi kesempatan mengikuti seleksi,» kata Budi.

Pemain Goal Aksis Bilqis Fatimah Az Zahra menyebutkan kemenangan ini sebagai hasil latihan intensif selama sebulan terakhir.

«Saya ingin terpilih supaya bisa membanggakan pelatih, tim Goal Aksis, dan tentu orang tua,» tutur Bilqis.

Kemenangan Goal Aksis menjadi bukti bahwa investasi dalam pengembangan pemain muda secara menyeluruh—teknik, mental, dan dukungan keluarga—bisa menghasilkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.