Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Ribuan Jamaah Banjiri Sholawat Akbar Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Banyuwangi

Jabar · Oleh · · Diperbarui 11 Agustus 2026

Ribuan masyarakat Banyuwangi hadir dalam Doa dan Sholawat Akbar peringatan Hari Bhayangkara ke-80, menjadi simbol dukungan moral PW FRN bagi Polri Presisi.

Ribuan Jamaah Banjiri Sholawat Akbar Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Banyuwangi

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Semakin Bermakna dengan Doa dan Sholawat Akbar

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 pada tahun 2026 menjadi momen sakral bagi Kepolisian Negara Republik Indonesia. Di tengah berbagai rangkaian kegiatan yang menyeluruh di seluruh Indonesia, Kabupaten Banyuwangi hadir dengan nuansa yang berbeda melalui Doa dan Sholawat Akbar yang mempertemukan ribuan masyarakat dalam satu keberanian spiritual.

Gelora Spiritual di Lapangan Lukjak

Ribuan masyarakat memadati Lapangan Lukjak, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, pada Minggu (28/6/2026). Mereka hadir bukan sekadar menjadi penonton, melainkan bagian dari gerakan doa kolektif yang menyatukan hati dalam menghormati institusi Bhayangkara.

Baca Juga: Evakuasi Jasad Perempuan dari Sumur 12 Meter di Tasikmalaya Terhambat Ular Kobra

Tahun ini menandai penyelenggaraan keempat Doa dan Sholawat Akbar yang diinisiasi oleh Persatuan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW FRN) Counter Polri. Konsep yang megah dengan dukungan berbagai pihak menjadikan kegiatan ini sebagai salah satu peringatan Hari Bhayangkara terbesar di Banyuwangi.

"Doa dan sholawat ini menghadirkan salah satu majelis sholawat terbesar di Banyuwangi dengan ribuan jamaah. Panggung kami siapkan secara megah dengan videotron yang menampilkan silaturahmi," Ungkap Agus Flores.

Komitmen Membangun Kepercayaan Publik

Ketua Umum PW FRN, R. Mas MH Agus Rug. Astrodiarjo, S.H., M.H. (Agus Flores), menegaskan bahwa seluruh rangkaian acara dipersiapkan sebagai bentuk penghormatan kepada Polri yang terus bertransformasi menjadi institusi yang semakin dekat dengan rakyat.

Baca Juga: MUI: Laki-laki Pakai Pakaian Perempuan Saat Karnaval Kemerdekaan Hukumnya Haram

Kemeriahan acara ditandai dengan:

Agus Flores menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Polri dan berbagai pihak yang telah memberikan dukungan moril luar biasa, termasuk Korlantas Polri, Kadiv HumAS Polri, hingga Policresta Banyuwangi.

Dukungan Moral untuk Polri Presisi

Ketua DPW PW FRN Jawa Barat, RMA Herry S.A. (Prabu Mahesa), menegaskan bahwa Doa dan Sholawat Akbar HUT Bhayangkara ke-80 merupakan kado istimewa dari keluarga besar Fast Respon Nusantara untuk Korps Bhayangkara.

"PW FRN lahir bukan hanya sebagai mitra Polri. Kami adalah organisasi Counter Polri yang memiliki komitmen menjaga marwah institusi melalui informasi yang berimbang, faktual, dan bertanggung jawab," tegas Prabu Mahesa.

Menurtunya, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk nyata dukungan moral kepada Polri agar semakin kokoh menjalankan jati dirinya sebagai Rastra Sewakottama, yakni pelayan utama bangsa yang bekerja secara profesional, humanis, dan berintegritas.

Independensi dan Tanggung Jawab Wartawan

Prabu Mahesa menjelaskan bahwa seluruh pengurus dan anggota PW FRN di seluruh Indonesia tetap memegang teguh independensi jurnalistik. Namun, mereka juga memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan pemberitaan yang objektif dan membangun.

"Kami tetap menjalankan fungsi kontrol sosial sebagaimana tugas pers. Ketika Polri melakukan hal-hal baik untuk masyarakat, kami berkewajiban menyampaikannya secara profesional. Sebaliknya, apabila terdapat kekurangan, kami juga menyampaikan secara proporsional sebagai bagian dari kritik yang membangun," rasanya.

Sinergi untuk Indonesia yang Lebih Baik

PW FRN berharap sinergi antara Polri dan PW FRN terus terjalin semakin erat sebagai kekuatan bersama dalam menjaga stabilitas informasi, memperkuat kepercayaan publik, serta membangun optimisme masyarakat terhadap Korps Bhayangkara.

"Semoga menjadi wasilah doa agar seluruh jajaran Polri senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, dan kemudahan dalam mengemban amanah sebagai Rastra Sewakottama—pelayan utama bangsa yang semakin Presisi, semakin dipercaya, dan semakin dicintai masyarakat Indonesia," tutup Prabu Mahesa penuh harap.