Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Porprov XV Jawa Barat 2026: Momen Strategis Dongkrak Ekonomi Lokal Tiga Kota

Bandung · Oleh · · Diperbarui 25 Agustus 2026

DPRD Jawa Barat siap tambah anggaran PORPROV XV 2026 via APBD Perubahan. Event 7-20 November 2026 dorong tiga target sukses: prestasi, ekonomi lokal, dan administrasi.

Porprov XV Jawa Barat 2026: Momen Strategis Dongkrak Ekonomi Lokal Tiga Kota

DPRD Jawa Barat menegaskan kesiapan menambah anggaran untuk penyelenggaran Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XV Tahun 2026 melalui mekanisme Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan.

Komitmen Anggaran untuk Kesuksesan Event

Kepastian dukungan finansial ini disampaikan menyusul perencanaan ajang olahraga terbesar di Jawa Barat yang dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, tepatnya 7 hingga 20 November 2026.

Baca Juga: Anak 9 Tahun di Bandung Barat Terluka Digigit Pitbull yang Lepas dari Pengikat Saat Dijemur

"Buktinya kita men-support penyelenggaraan PORPROV ini. Seluruh cabang olahraga dipertandingkan dan anggarannya juga sudah dialokasikan melalui APBD Provinsi Jawa Barat," tegas anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Hasbullah Rahmad.

Ia menambahkan bahwa apabila anggaran yang tersedia dirasakan belum memadai, tentu akan dibahas kembali bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) pada proses perubahan anggaran nanti.

Pembagian Tanggung Jawab Finansial

Dukungan APBD Provinsi saat ini berfokus pada pembiayaan teknis penyelenggaraan pertandingan, mencakup kebutuhan dewan juri, wasit, dan panitia pelaksana.

Baca Juga: UAW Kirim Nanas Subang untuk Para Muktamirin di Jombang

"Apabila memang masih dirasakan kurang, tentu akan kami bahas kembali bersama TAPD pada perubahan anggaran."

Sementara itu, dukungan logistik dan transportasi lokal menjadi tanggung jawab masing-masing pemerintah kabupaten dan kota yang bertindak sebagai penyelenggara.

Pentingnya Konsolidasi Daerah Pendamping

Selain tiga tuan rumah utama—Kota Bekasi, Kota Depok, dan Kota Bogor—perlu ada konsolidasi anggaran bagi daerah pendamping yang menjadi lokasi pertandingan beberapa cabang olahraga.

"Kita juga perlu memastikan daerah pendamping benar-benar siap. Jangan sampai menjadi lokasi pertandingan tetapi belum menyiapkan dukungan anggaran," imbau Hasbullah.

Dampak Ekonomi dan Peluang bagi UMKM

Dari perspektif ekonomi, perputaran dana dari ribuan atlet, ofisial, dan penonton diproyeksikan bakal menghidupkan sektor perhotelan, kuliner, hingga transportasi di daerah tuan rumah.

Untuk memaksimalkan manfaat tersebut, DPRD mendorong pemerintah daerah setempat menyediakan area khusus bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di setiap venue pertandingan.

"Momentum PORPROV harus dimanfaatkan untuk menggerakkan ekonomi lokal. Di setiap venue sebaiknya disediakan area khusus bagi UMKM dan pelaku usaha lokal agar mereka ikut merasakan manfaat."

Tiga Target Sukses yang Harus Direalisasikan

Hasbullah menjelaskan bahwa PORPROV 2026 memiliki tiga target utama yang harus direalisasikan secara beriringan:

"Target kita ada tiga, yaitu sukses prestasi, sukses penyelenggaraan yang berdampak pada perekonomian masyarakat, dan sukses administrasi. Ketiga hal tersebut harus berjalan beriringan," tutur Hasbullah.

Porprov XV dan Potensi Atlet Masa Depan

Dari sisi pembinaan olahraga, PORPROV XV dinilai memiliki nilai strategis sebagai pintu awal lahirnya atlet-atlet terbaik Jawa Barat. Keberhasilan mempertahankan prestasi pada ajang nasional sangat bergantung pada persiapan yang dimulai dari sekarang.

Jadwal dan Lokasi Penyelenggaraan

Berikut informasi penting terkait PORPROV XV Jawa Barat 2026:

Keberhasilan penyelenggaraan event ini tidak hanya bergantung pada dukungan finansial, tetapi juga kesiapan seluruh stakeholder mulai dari pemerintah daerah, organisasi olahraga, hingga masyarakat sekitar venue.

Dengan komitmen anggaran yang telah disiapkan dan strategi ekonomi yang jelas, PORPROV XV Jawa Barat 2026 diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi kemajuan olahraga sekaligus pertumbuhan ekonomi lokal di tiga kota tuan rumah.