Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Polisi Bergerak Cepat Usai Tukang Parkir Liar Viral di Kebun Teh Rancabali Bandung

Jabar · Oleh · · Diperbarui 11 Agustus 2026

Pria bernama Usep (38) terekam viral jadi tukang parkir liar di Kebun Teh Rancabali Bandung. Polisi cek lokasi tapi pelaku sudah menghilang. Pihak berwajib imbau masyarakat tak bayar parkir liar.

Polisi Bergerak Cepat Usai Tukang Parkir Liar Viral di Kebun Teh Rancabali Bandung

Permintaan Parkir Ilegal di Destinasi Wisata Bandung Jadi Perhatian Polisi

Kasus parkir liar di kawasan wisata Bandung kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, berlokasi di Perkebunan Teh Rancabali, Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Aksi seorang pria yang tiba-tiba berperan sebagai tukang parkir liar di kawasan tersebut terekam dalam video dan viral di media sosial.

Polisi langsung merespons laporan masyarakat dengan menerjunkan petugas ke lokasi kejadian.

Baca Juga: Evakuasi Jasad Perempuan dari Sumur 12 Meter di Tasikmalaya Terhambat Ular Kobra


Kronologi Kejadian yang Viral di Media Sosial

Berdasarkan informasi yang dihimpun, seorang pria dewasa bernama Usep alias Ucil (38) warga Sindangreret, Desa Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, terekam kamera mengatur arus lalu lintas dan meminta bayaran parkir secara liar di bahu jalan kawasan Perkebunan Teh Rancabali.

Baca Juga: MUI: Laki-laki Pakai Pakaian Perempuan Saat Karnaval Kemerdekaan Hukumnya Haram

Video insiden tersebut diunggah di akun media sosial dan dalam waktu singkat viral luas di kalangan warganet. Dalam video terlihat pria tersebut mengenakan rompi yang biasa dipakai juru parkir resmi, padahal ia bukan bagian dari petugas yang ditunjuk.

"Berdasarkan video viral tersebut, pihak Kepolisian Sektor Ciwidey langsung menuju ke lokasi dan melakukan pengecekan terhadap parkir liar sebagaimana di video tersebut," terang Ipda Dini, Kasi Humasi Polresta Bandung.


Pelaku Misterius Hilang Sebelum Petugas Tiba

Ironisnya, ketika petugas Polsek Ciwidey tiba di lokasi untuk melakukan verifikasi, Usep sudah lebih dulu menghilang. Diduga kuat, ia memilih kabur setelah mengetahui videonya telah viral di media sosial dan menarik perhatian luas.

"Pada saat di lokasi, Usep alias Ucil sedang tidak ada di lokasi dan sudah mengetahui bahwa dirinya sudah viral di media sosial," jelas Ipda Dini.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pemantauan dan pencarian terhadap pria tersebut.


Imbauan untuk Wisatawan dan Masyarakat Sekitar

Menanggapi peristiwa ini, pihak Polresta Bandung melalui Polsek Ciwidey menyampaikan imbauan penting kepada seluruh masyarakat, wisatawan, maupun pedagang yang biasa beraktivitas di kawasan Perkebunan Teh Rancabali:

"Apabila masih terjadi pungutan, agar segera melaporkannya ke pihak Kepolisian Sektor Ciwidey," tegas Ipda Dini.


Ancaman Parkir Liar di Kawasan Wisata Bandung

Fenomena parkir liar bukan kali pertama terjadi di kawasan wisata Bandung dan sekitarnya. Berbagai destinasi populer seperti Punclut, Lembang, hingga kawasan Ciwidey kerap menjadi incaran para praktisi parkir ilegal yang mengincar kepadatan kendaraan wisatawan.

Kawasan Perkebunan Teh Rancabali sendiri merupakan salah satu Destinasi Wisata Andalan di Bandung bagian selatan yang ramai dikunjungi, terutama saat akhir pekan dan musim liburan. Tingginya volume kunjungan otomatis meningkatkan kebutuhan akan pengelolaan parkir yang tertata dan aman.

Keberadaan juru parkir liar tidak hanya merugikan secara materi, tetapi juga berpotensi mengganggu ketertiban umum dan keselamatan pengguna jalan. Oleh karena itu, koordinasi antara pihak kepolisian, pemerintah daerah, dan pengelola kawasan wisata menjadi kunci utama dalam memberantas praktik ini.

Polisi memastikan proses hukum akan diterapkan terhadap siapa pun yang terbukti melakukan pungutan parkir liar di kawasan tersebut. Wisatawan diminta untuk tetap waspada dan tidak mudah memberikan uang kepada orang yang tidak berwenang.