Pencarian Bocah 11 Tahun Hilang Terbawa Arus Saat Berenang di Cianjur
Tim pencarian gabungan dari Basarnas Cianjur, TNI/Polri, dan relawan mencari bocah 11 tahun Pradipta Saputra yang hilang terbawa arus sungai saat berenang di Cianjur, Jawa Barat.
Situasi Upaya Pencarian Bocah Hilang di Cianjur
Tim pencarian gabungan dari Basarnas Cianjur, TNI/Polri, BPBD Cianjur, PMI Cianjur, dan relawan tengah melakukan upaya intensif pencarian terhadap Pradipta Saputra, bocah berusia 11 tahun yang hilang terbawa arus sungai saat berenang di Desa Girimukti, Kecamatan Campaka, Cianjur, Jawa Barat.
Kronologi Kejadian Hilangnya Korban
Pradipta diketahui menghilang sejak hari Minggu, namun keluarga korban baru mengirimkan laporan resmi ke Polsek Campaka pada hari ini. Sebelumnya, keluarga dan beberapa warga setempat sempat melakukan pencarian mandiri di sejumlah area sekitar lokasi kejadian. Menurut keterangan dari teman-teman korban, Pradipta sempat berenang di Sungai Cibaregbeg bersama beberapa temannya sebelum tiba-tiba hilang terbawa arus sungai.
Tim Pencarian dan Area Penyelidikan
Kepala Basarnas Cianjur Andika Zein menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan sekitar 30 petugas yang dibagi ke beberapa kelompok penyisiran. Setiap kelompok melakukan penyelidikan di sejumlah titik sungai dengan radius hingga belasan kilometer, mengingat arus sungai yang cukup kuat telah membawa tubuh korban ke arah muara. Lokasi penyelidikan tidak hanya terbatas di Sungai Cibaregbeg, tetapi juga mencakup muara sungai yang berakhir di Sungai Citarum di Kecamatan Haurwangi.
Tantangan yang Dihadapi Tim Pencarian
Salah satu tantangan utama yang dihadapi tim pencarian adalah arus sungai yang deras selama beberapa hari terakhir, ditambah cuaca ekstrem yang kerap melanda sebagian besar wilayah Cianjur pada sore dan malam hari. Kondisi ini membuat debit air kembali tinggi dan berpotensi mengancam keselamatan petugas yang melakukan penyelidikan di area sungai.
Keterlibatan Masyarakat dalam Pencarian
Untuk mempercepat proses pencarian, tim juga telah melibatkan sejumlah relawan dan masyarakat setempat untuk memantau aliran sungai yang terhubung dari Kecamatan Campaka, Cibeber, Ciranjang, hingga Sungai Citarum. Masyarakat di area muara juga diminta untuk segera melaporkan jika menemukan jejak korban.
Keterangan dari Kapolsek Campaka
Kapolsek Campaka AKP Panglima Nayan Munthe mengkonfirmasi bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Basarnas Cianjur setelah menerima laporan resmi dari keluarga korban. Ia menambahkan bahwa tim gabungan juga telah melibatkan masyarakat sekitar dalam upaya pencarian di aliran Sungai Cibaregbeg dan lokasi lain yang diduga dilewati arus sungai.
Upaya pencarian masih terus dilakukan hingga saat ini, dengan harapan dapat menemukan Pradipta dalam kondisi selamat secepat mungkin.