Pemkab Bandung Barat Tangani Anak Disabilitas Makan Rumput Viral
Pemkab Bandung Barat menawarkan penanganan komprehensif untuk Muhammad Rizki (11), anak disabilitas tunawicara dan gangguan mental yang viral karena kebiasaannya makan rumput, termasuk pemeriksaan kesehatan dan rehabilitasi.

Latar Belakang Kasus Viral
Kasus Muhammad Rizki (11), penyandang disabilitas tunawicara dan gangguan mental dari Desa Gadobangkong, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah kebiasaan anehnya terungkap. Rizki dikenal sering mengonsumsi rumput di kebun sekitar rumahnya, aksi yang cepat menyebar dan menarik perhatian publik luas.
Penegasan Bupati Tentang Kondisi Keluarga
Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail menegaskan bahwa kasus ini tidak terkait dengan kesulitan ekonomi keluarga. Dalam wawancara di kediaman Rizki, Rabu (29/4/2026), ia menjelaskan bahwa kebiasaan makan rumput Rizki telah berlangsung sejak usia 7 tahun.
"Tadi saya ngobrol bersama keluarganya, Rizki memang sudah lama punya kebiasaan makan rumput sejak tujuh tahun lalu."
Ia menambahkan bahwa keluarga Rizki memiliki kondisi kehidupan yang nyaman, dan Rizki juga mengonsumsi makanan normal seperti orang lain. Pernyataan ini bertujuan untuk menepis rumor yang beredar di masyarakat tentang ketidakmampuan keluarga menyediakan makanan layak.
Langkah Penanganan Komprehensif
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat akan menerjunkan tim multi-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menangani kasus Rizki secara terpadu. Tim tersebut terdiri dari:
- Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat (Dinkes KBB): Untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan memantau risiko bakteri dari rumput yang dikonsumsi
- Dinas Dukungan Capil KBB: Untuk menangani keperluan administrasi dan dokumen yang dibutuhkan
- Dinas Sosial KBB: Untuk memberikan pendampingan dan bantuan sosial yang sesuai dengan kebutuhan Rizki
Selain itu, pihaknya juga merencanakan beberapa langkah lanjutan:
- Melakukan rehabilitasi untuk gangguan mental dan tunawicara Rizki
- Mendaftarkan Rizki ke sekolah khusus yang sesuai dengan kebutuhan pendidikan khususnya
- Memantau kondisi kesehatan Rizki secara rutin untuk mencegah risiko kesehatan yang tidak diinginkan
Panggilan untuk Pencegahan Dini
Bupati Jeje Ritchie Ismail juga menyerukan kepada aparat kewilayahan di seluruh Kabupaten Bandung Barat untuk lebih proaktif dalam mengidentifikasi warga yang membutuhkan perhatian khusus, terutama keluarga dengan anak penyandang disabilitas. Ia menegaskan bahwa kasus seperti Rizki tidak boleh menunggu hingga viral sebelum mendapatkan penanganan yang tepat.
"Nanti kedepannya permasalahan seperti ini harus tidak nunggu viral dulu. Pihak kecamatan atau desa harus mampu mengidentifikasi persoalan seperti ini di wilayahnya keluarga mana yang butuh perhatian khusus."
Analisis Pentingnya Deteksi Dini
Kasus Rizki menjadi peringatan penting bagi seluruh wilayah Jawa Barat tentang urgensi deteksi dini kondisi kesehatan dan kebutuhan khusus warga, terutama mereka yang tidak dapat menyampaikan keluhan dengan jelas. Penanganan yang cepat dan komprehensif dapat mencegah aksi yang tidak lazim seperti mengonsumsi rumput, serta memastikan hak-hak penyandang disabilitas terpenuhi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.