One Way Tol Cipali Ruas KM72-KM188 Resmi Berjalan Sejak 15.21 WIB
Sistem one way Tol Cipali ruas KM72-KM188 resmi diberlakukan Selasa 17/3/2026 pukul 15.21 WIB. Awal penerapan lancar, volume kendaraan naik 18% dibanding hari kemarin.

One Way Tol Cipali Resmi Diberlakukan: Waktu, Ruas, dan Kondisi Awal
Pada Selasa, 17 Maret 2026, sistem rekayasa lalu lintas satu arah (one way) di Tol Cipali secara resmi diberlakukan di beberapa ruas jalan. Kepala Departemen Sustainability Management & Corporate Communications Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, mengkonfirmasi bahwa operasional sistem ini dimulai tepat pada pukul 15.21 WIB, setelah proses persiapan yang dilakukan sejak siang hari.
"Rekayasa lalu lintas one way resmi diberlakukan di ruas Tol Cipali KM 72 hingga KM 188 tepat pada pukul 15.21 WIB," ujarnya.
Ruas Jalan yang Terkena Dampak Kebijakan
Sistem one way diterapkan di ruas Tol Cipali antara KM 72 hingga KM 188, dengan arah perjalanan yang diatur dari Cikopo menuju Cirebon. Kebijakan ini bukanlah langkah terisolasi, melainkan bagian dari penerapan tahap I yang lebih luas. Tahap ini mencakup ruas Jakarta–Cikampek dari KM 70 hingga ruas Pejagan–Pemalang sampai KM 263. Menurut Ardam, penerapan sistem ini dilakukan berdasarkan diskresi dan arahan langsung dari pihak kepolisian yang bertugas di lapangan, untuk memastikan kelancaran dan keamanan arus lalu lintas.
Kondisi Awal Penerapan One Way
Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, arus lalu lintas setelah penerapan one way terlihat ramai namun tetap lancar. Kendaraan yang melintas di ruas tersebut masih dapat mencapai kecepatan hingga 80 kilometer per jam, menunjukkan bahwa sistem ini dapat berjalan sesuai rencana pada fase awal. Meski demikian, Ardam mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tetap waspada, terutama di sekitar area rest area. Ia menjelaskan bahwa kepadatan lalu lintas berpotensi terjadi saat waktu salat, karena banyak kendaraan yang keluar dan masuk area istirahat untuk melaksanakan ibadah. Oleh karena itu, pengguna diharapkan untuk mengatur kecepatan dan menjaga jarak aman saat melewati area tersebut.
Peningkatan Volume Kendaraan di Tol Cipali
Data terkait volume kendaraan yang melintas di ruas Tol Cipali menunjukkan peningkatan signifikan sebelum dan sesudah penerapan one way. Hingga pukul 15.00 WIB, tepat satu jam sebelum sistem one way mulai beroperasi, tercatat sekitar 41 ribu kendaraan yang melaju dari arah Cikopo ke Cirebon. Angka ini naik sebesar 27 persen dibandingkan periode yang sama pada hari sebelumnya.
"Secara keseluruhan, volume lalu lintas di ruas Tol Cipali meningkat sekitar 18 persen dibandingkan waktu yang sama kemarin," kata Ardam.
Peningkatan ini menunjukkan bahwa ruas Tol Cipali masih menjadi koridor lalu lintas yang sangat penting bagi masyarakat dan industri di Jawa Barat, terutama sebagai jalur penghubung antara Jakarta dengan wilayah Pulau Jawa bagian tengah.
Manfaat dan Harapan Penerapan One Way
Penerapan sistem one way di Tol Cipali diharapkan dapat memberikan beberapa manfaat signifikan, antara lain:
- Mengatur arus lalu lintas lebih teratur dan mengurangi risiko tabrakan
- Menurunkan tingkat kemacetan di ruas tol yang sering ramai
- Meningkatkan kecepatan rata-rata perjalanan untuk pengguna jalan
- Memudahkan pengelolaan lalu lintas oleh pihak berwenang
Meskipun pada fase awal berjalan lancar, pihak berwenang akan terus memantau kondisi lalu lintas dan melakukan penyesuaian jika diperlukan. Masyarakat diimbau untuk selalu mengikuti petunjuk rambu lalu lintas dan informasi terbaru terkait perubahan aturan lalu lintas di ruas Tol Cipali.