Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

LSM GBR Kabupaten Bekasi Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Banjir di Karangbahagia

Jabar · Oleh Tasya Oktaviani · · Diperbarui 2 Maret 2026

LSM Garda Bangsa Reformasi (GBR) Kabupaten Bekasi memberikan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir di Kampung Blokang, Bekasi. Selain bantuan material, LSM ini menyoroti penyebab banjir dari infrastruktur yang tidak sesuai teknis dan mendorong pemerintah desa untuk segera bertindak.

LSM GBR Kabupaten Bekasi Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Banjir di Karangbahagia

Banjir Kampung Blokang Bekasi: LSM GBR Beri Bantuan Sembako dan Dorong Solusi Infrastruktur Berkelanjutan

Banjir yang kembali melanda Kampung Blokang, Desa Karangsetia, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, telah menimbulkan kesulitan bagi warga setempat. Genangan air yang masuk ke rumah-rumah, fasilitas umum, dan bahkan rumah ibadah membuat aktivitas sehari-hari terganggu, sementara akses ke kebutuhan dasar menjadi terbatas. Di tengah situasi ini, LSM Garda Bangsa Reformasi (GBR) Kabupaten Bekasi muncul dengan aksi bakti sosial yang tidak hanya memberikan bantuan material, tetapi juga menyoroti akar masalah banjir yang sering terjadi di wilayah ini.

Bantuan Sembako untuk Meringankan Beban Warga Terdampak

LSM GBR Kabupaten Bekasi melalui kegiatan bakti sosialnya telah menyalurkan bantuan sembako secara langsung kepada warga terdampak banjir. Bantuan ini mencakup beras, minyak goreng, gula, dan kebutuhan pokok lainnya yang dapat membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa kesulitan.

Selain warga pribadi, bantuan juga diberikan kepada rumah ibadah dan fasilitas umum yang terkena genangan air. Hal ini menunjukkan bahwa LSM tidak hanya peduli pada kebutuhan individu, tetapi juga pada kelangsungan fungsi fasilitas yang penting bagi komunitas. Ketua LSM GBR Kabupaten Bekasi, Idhay Sumirat, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk empati dan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana.

Penyebab Banjir yang Tidak Hanya dari Curah Hujan

Saat memberikan bantuan, LSM GBR juga menyoroti penyebab banjir yang tidak semata-mata akibat tingginya curah hujan. Menurut Idhay Sumirat, banjir di Kampung Blokang diduga kuat dipicu oleh keberadaan jembatan akses menuju kawasan perumahan yang dibangun tanpa memperhatikan ketentuan teknis.

"Banjir ini sudah sangat meresahkan masyarakat. Bahkan rumah ibadah ikut terendam. Warga sebenarnya sudah berulang kali melaporkan persoalan ini kepada Ketua RT, bahkan sempat melakukan unjuk rasa ke rumah lurah dan mendatangi langsung lokasi jembatan tersebut. Namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut yang nyata dari pemerintahan desa," tegas Idhay.

Jembatan yang tidak sesuai dengan standar teknis tersebut menghambat aliran air hujan, sehingga air tidak dapat mengalir dengan lancar ke saluran drainase yang ada. Akibatnya, air tergenang dan masuk ke permukiman warga, menyebabkan banjir yang berulang kali terjadi.

Tujuan Lebih Dari Hanya Bakti Sosial: Dorong Solusi Berkelanjutan

Aksi bakti sosial dari LSM GBR tidak hanya bertujuan untuk meringankan beban warga secara material, tetapi juga untuk mendorong lahirnya solusi berkelanjutan agar bencana serupa tidak terus berulang. LSM ini menekankan pentingnya kehadiran pemerintah desa dan instansi terkait untuk segera melakukan evaluasi teknis terhadap infrastruktur yang ada.

Beberapa langkah yang diusulkan oleh LSM GBR untuk mengatasi masalah banjir di Kampung Blokang adalah:

LSM GBR juga menekankan bahwa kepedulian sosial dan penegakan aturan pembangunan harus berjalan seiring. Tanpa penegakan aturan yang ketat, infrastruktur yang tidak sesuai standar akan terus dibangun, dan risiko banjir akan tetap ada di masa depan.

Penutup: Harapan untuk Pencegahan Banjir di Masa Depan

Aksi bakti sosial dari LSM GBR Kabupaten Bekasi menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana tidak hanya berhenti pada bantuan material. Melalui aksi ini, LSM berhasil menarik perhatian terhadap akar masalah banjir yang sering terjadi di Kampung Blokang.

Harapannya, pemerintah desa dan instansi terkait akan segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah infrastruktur yang menjadi penyebab banjir. Dengan solusi berkelanjutan, diharapkan warga Kampung Blokang dapat hidup dengan aman dan nyaman tanpa khawatir akan banjir yang berulang kali melanda wilayah mereka. Kolaborasi antara masyarakat, LSM, dan pemerintah adalah kunci untuk menciptakan lingkungan yang aman dan berkelanjutan bagi semua.